Mobil Kabag Humas Kepahiang Diamankan, Dibeli Seharga Rp 35 Juta Dari Salah Seorang Warga Curup

12787065_1089547654399983_475968400_o
Rejang Lebong, BM – Timsus Polres Rejang Lebong terus melakukan pengembangan terhadap temuan mobil yang diduga bodong milik Kabag Humas Pemkab Kepahiang, Sutiono dari pemeriksaan terakhir, mobil escudo warna biru ini baru dibayar sebesar Rp 35 juta dari nilai jual yang disepakati yakni Rp 70 juta, dari salah seorang warga rejang lebong.

12804449_1089547647733317_258575803_n
Timsus Satreskrim Polres Rejang Lebong, agaknya memilih berhati-hati dalam menangani temuan dugaan mobil bodong jenis escudo warna biru, yang sebelumnya diamankan dari kawasan jalan umum talang rimbo baru Senin (29/02/2016) lalu.

Selain menemukan perbedaan antara keterangan di dalam Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) baik nomor rangka ataupun nomor mesin, penyidik kali ini juga menemukan fakta baru lain tentang asal muasal pembelian mobil yang saat ini sudah diberi status pinjam pakai ini.

Mobil escudo milik Sang Kabag Humas Pemkab Kepahiang, Sutiono ini. Diketahui dibayar seharga Rp 35 juta dari total harga kesepakatan senilai Rp 70 juta. Sisa pembayaran akan diberikan sutiono kepada sang penjual barang yang diketahui sebagai salah seorang warga curup saat Bukti Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) diberikan. Informasi ini didapat dari salah seorang sumber lapangan, yang memang sehari-hari melakoni profesi jual beli kendaraan.

Meski demikian, Kasat Reskrim Polres Rejang Lebong, AKP. Chusnul Qomar, masih belum mau mengungkap temuan terbaru penyidik termasuk data-data temuan versi awak media ini.

Sementara, Bupati Kepahiang ketika ditanya terkait dugaan yang dituduhkan kepada Kabag Humasnya, tak mau ambil langkah yang terburu-buru. “Itukan baru dugaan, kita belum mengetahui kejelasan pasti statusnya, apakah tersangka atau juga korban”, ujar Hidayatulllah Sjahid. “Namun bila nanti statusnya meningkat maka Pemerintah Daerah dapat mengambil langkah-langkaah tegas, tapi kita tunggu saja keputusan dari pihak kepolisian rejang lebong”, tambahnya.

Menurutnya penyidik masih berkoordinasi dengan satlantas untuk penelusuran asal muasal kendaraan yang diduga berasal dari daerah jawa ini.(BM-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *