Setya Novanto Terpilih Jadi Ketum Golkar, Akom Legowo

Bengkulu, BM – Dengan Terpilihnya Setya Novanto menjadi Ketua Umum partai bergambar  Pohon Beringin (Golkar, red) ini akan membawa angin baru bagi kepengurusan DPP Golkar kedepannya. Dengan kemenangannya dalam Munaslub di Bali Setya Novanto memperoleh suara terbanyak 277 suara unggul 104 suara dari rivalnya Ade Komarudin atau kerap disapa Akom ini.

Hal ini seperti dilansirkan detik.com Setya Novanto menang telak di voting putaran pertama pemilihan caketum Golkar. Setelah Ade Komarudin memutuskan tak melanjutkan perjalanan, Novanto pun diresmikan menjadi Ketum Golkar meneruskan masa bakti Aburizal Bakrie.

“Munaslub memutuskan, menetapkan, Setya Novanto menjadi ketua umum Golkar masa bakti 2016-2019,” kata Sekretaris Munaslub Golkar, Siti Aisyah, saat membacakan putusan Munaslub Golkar di Bali Nusa Dua Convention Center di Nusa Dua, Bali, Selasa (17/05/2016).

Untuk Diketahui bersama Setya Novanto memenangkan voting putaran pertama caketum Golkar, meskipun sebenarnya Ade Komarudin bisa melanjutkan ke putaran kedua. Namun Akom memutuskan untuk mengalah dan bersama-sama Novanto membesarkan Golkar.

“Saya lebih muda dari Pak Novanto dan saya masih punya kesempatan lagi,” kata Akom seraya memeluk Novanto.

Lanjutnya, Ade Komarudin mengakhiri persaingan pemilihan ketum Partai Golkar dengan memilih mundur dari voting putaran kedua. Akom mengaku legowo Setya Novanto menjadi ketum baru dengan alasan menunjukkan demokrasi.

“Ya begini, ini demokrasi. Harus efisien, demokrasi itu harus produktif, demokrasi itu harus untuk memperkuat persatuan bukan untuk bercerai berai. Jadi demokrasi kalau diperlihatkan kepada menuju perpecahan, ya kita harus mengendalikan demokrasi itu dengan baik,” kata Akom.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kepahiang, Adrian Defandra, SE politisi dari partai golkar yang berada di Bali mengikuti Munaslub mengatakan kepada wartawan berita merdeka online via HP sore ini terkait terpilihnya Setya Novanto jadi Ketua Umum.

“Kami berharap terpilihnya Ketua Umum Golkar yang baru dengan proses pemilihan secara demokratis dan pertama kali dalam sejarah di Indonesia Ketua Umum partai yang dipilih secara demokratis ini, penuh harapan kami kader-kader yang berada di tingkat II ini mudah-mudahan kedepannya partai golkar lebih solid lebih besar, lebih maju lagi dengan harapan juga di tahun 2019 menjadi pemenang di Pemilu”, tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *