Masyarakat Resah, BNNP Diminta Ungkap Siapa Dalangnya

Bengkulu Selatan, BM – Pasca dinyatakannya hasil tes urine, rambut, dan darah bupati Bengkulu Selatan, H.Dirwan Mahmud, SH negatif oleh Balai Uji Laboratorium BNN di Jakarta kemaren sore 20/05 oleh kepala BNNP Bengkulu, Kombes. Pol. Drs. Budiharso, M.Si mendapat sorotan tajam dan desakan dari masyarakat Bengkulu Selatan.

Mulai dari salah satu kepala desa di Bengkulu Selatan yang enggan disebut namanya mengatakan kepada wartawan BM online meminta pihak BNNP dan aparat hukum khususnya untuk cepat mengungkap siapa dalang dibalik kasus ini.

“Sebagai masyarakat desa saya merasa kecewa dengan tercoreng nama daerah kami dimata nasional untuk kami meminta BNNP untuk cepat menuntaskan siapa dalang dibalik kasus ini dan dapat kembali memperbaiki nama baik bapak bupati”, tegasnya

Ungkapan yang sama juga terlontar dari salah seorang aktivis Pemuda Peduli Pembangunan Bengkulu Selatan (P3BS), Tajarman mengatakan harapannya kepada BNNP Bengkulu kiranya dapat mengungkap secepatnya siapa dibalik dalang dari pelapor dan kepemilikan narkoba yang menjadi barang temuan BNNP pada penggeledahan ruang kerja bupati selasa 10/05 yang lalu.

Menurutnya pihak BNNP harus bertanggung jawab mengungkap benang merah dari kasus yang telah mencoreng nama baik Kabupaten Bengkulu Selatan tersebut, dan ini diharapkan bisa menjadi sebuah pelajaran supaya tidak terjadi dan terulang kembali di daerah Kabupaten lainnya. Selain secara pribadi nama bapak Dirwan sebagai Kepala Daerah di Bengkulu Selatan ikut tercoreng dengan adanya kejadian seperti ini.

“Kami berkeyakinan semua ini ada unsur dendam secara pribadi maupun secara politis terhadap bapak bupati”, ungkapnya kepada Jurnalis BM Online beberapa waktu yang lalu. Ditambahkan oleh beliau atas nama masyarakat Bengkulu Selatan merasa sangat malu dan berharap kepada semua pihak yang terkait dapat segera secara profesional dalam menyikapi kejadian ini”, tutupnya. (Tf)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *