Detik-Detik Pelantikan Kapolri Baru, Siang Ini

Jakarta, BM – Presiden Joko Widodo akan melantik Komisaris Jenderal (Pol) Tito Karnavian sebagai Kepala Polri menggantikan Jenderal Badrodin Haiti pada hari ini, Rabu (13/7/2016).

Pelantikan akan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada pukul 14.00 WIB. Seperti dilansirkan kompas.com. “Betul, besok (hari ini) Presiden melantik Kapolri yang baru, yakni Pak Tito Karnavian,” ujar Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi Sapto Prabowo, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (12/7/2016).

Tito terpilih sebagai Kapolri setelah DPR RI menyetujui keputusan Presiden yang menunjuknya sebagai calon tunggal Kapolri. Persetujuan DPR disampaikan pada sidang paripurna tanggal 27 Juni lalu, setelah Tito menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR.

Secara aklamasi, seluruh fraksi di Komisi III DPR menyatakan perwira Polri sebelum terpilih menjadi kapolri baru, karier Tito memang cukup mumpuni. Lulusan Akademi Kepolisian angkatan ’87 itu pernah menjadi kepala Detasemen Khusus 88 Antiteror, Kapolda Papua, dan Metro Jaya. Hingga DPR menetapkan Tito lolos uji kelayakan dan kepatutan.

Johan menambahkan, Presiden hanya akan melantik jabatan Kapolri saja.

Sementara soal jabatan Wakil Kepala Polri, akan ditentukan sesuai perundang-undangan. “Saya kira Wakapolrinya masih Pak BG (Budi Gunawan),” ujar dia.

Adapun soal pengganti Tito sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan, Presiden belum memutuskan.

Menurut Pratikno, langkah itu bertujuan agar Tito dapat memberikan masukan ke Presiden soal siapa sosok yang tepat untuk mengisi jabatan Kepala BNPT.

“Jadi memang ini Kapolri dulu. Kapolri diangkat, Kapolri baru juga kemudian punya aspirasi untuk sampaikan Pak Presiden pengangkatan kepala BNPT, agar segera diisi,” ujar Pratikno. Pratikno mengatakan, pengangkatan Kepala BNPT tidak akan dilakukan dalam waktu lama.

Sementara usai pelantikan ini, maka Tito akan menanggalkan jabatan sebagai kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme. Meski secara resmi, peralihan tugas menjadi kapolri akan dilakukan setelah proses serah terima jabatan yang direncanakan digelar di Gedung Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, esok hari, Kamis, 14 Juli 2016.

Meskipun sempat muncul polemik pada awal pencalonannya, karena Tito melangkahi beberapa seniornya, seperti Komjen Budi Gunawan, Komjen Suhardi Alius, dan Komjen Budi Waseso. Hal itupun tidak menggoyahkan Presiden, Joko Widodo untuk melantik Tito Karnavian sebagai Kapolri Baru.

Usai pelantikan nanti Kapolri terpilih itu mengatakan, ada dua program kerja yang menjadi prioritas dalam waktu dekat ini. Pertama, terkait penanganan arus mudik seiring menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Tapi paling utama pengamana arus mudik dan arus balik dulu yang utama. Paling utama sekali itu,” ujar Tito di kompleks parlemen, Senin (27/6/2016).

Selain itu, lanjut Tito, persoalan terkait konflik dan kerusuhan juga akan menjadi prioritas. Misalnya, kerusuhan yang terjadi dalam pertandingan sepakbola antara Persija melawan Sriwijaya FC pada Jumat (24/6/2016) lalu.

“Lainnya hal-hal yang potensial terjadi Konflik itu menjadi atensi saya. Seperti kasus bola, itu harus kita selesaikan dengan cepat,” tutup Tito.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *