Omzet Penjualan Bendera Merah Putih Menurun

Bengkulu, BM – Kawasan jalan S parman padang jati selalu ramai menjelang HUT Kemerdekaan RI  dengan para pedagang umbul-umbul dan bendera merah putih yang berjualan di sepanjang kawasan tersebut.

Salah satu pedagang mengaku datang langsung dari Jakarta dan sudah berjualan di kawasan S parman selama 16 tahun setiap menjelang HUT Kemerdekaan RI, dari tahun sebelumnya omzet di tahun ini permintaan konsumen akan bendera dan umbul-umbul mengalami penurunan.

“Saya sudah berjualan di sini sudah 12 hari hingga saat ini penjualan bendera yang membeli belum begitu rame, biasanya satu minggu menjelang 17 agustus para pembeli banyak berdatangan, pada tahun ini pun permintaan konsumen menurun”, ungkap Amri salah satu pedagang di kawasan S Parman, Senin (01/08/2016).

Lanjutnya, pria asal Jakarta ini mengaku tidak tau pasti alasan penurunan omzet penjualan benderanya, padahal lokasi berjualannya berada di salah satu kawasan cukup strategis yakni di jalan S parman berdekatan dengan kantor Walikota Bengkulu.

“Lokasi berjualan bendera dan umbul-umbul lokasinya cukup strategis, tapi ternyata sepi”, ungkapnya.

Namun Pria ini tetap optimis penjualan bendera dan umbul-umbul yang didatangkan dari Jakarta tersebut bisa terjual habis sebelum Hari Kemerdekaan RI.

“Tapi mudah-mudahan sebelum Hari Kemerdekaan penjualan bendera dapat habis terjual”, ujarnya kepada wartawan.

Selain itu, di kawasan ini dijual berbagai macam bentuk ukuran umbul-umbul dan bendera sebagai alat peraga dalam menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, Untuk harga satuannya disesuaikan dengan ukuran mulai dari  Rp 5.000  hingga Rp 75.000.

Hingga kini setidaknya ada sekitar 10 sampai 20 pedagang musiman yang berjualan di sepanjang jalur Hijau jalan S parman, dengan adaya para pedagang umbul-umbul dan bendera yang memajang barang dagangannya  menambah semaraknya menyambut HUT Republik Indonesia. (CW Ag)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *