Bunyikan Dol, KKT Ancam Boikot Tabot

Bengkulu, BM – Dengan iringan Tabuhan Musik Dol, puluhan massa dari Keluarga Kerukunan Tabot (KKT) mendatangi Kantor Gubernur Bengkulu. Aksi sebagai bentuk protes untuk meminta kejelasan tentang pengelolaan Bazar pada Festival Tabot ini disertakan  membawa spanduk dengan berbagai tulisan, salah satu tulisan yang nampak ialah “KKT Akan Boikot Tabot”, “Gubernur Jangan Sakiti Hati Masyarakat Bengkulu”. Dalam unjuk rasa ini sempat juga ada aksi Bakar Ban oleh massa yang nampak kesal.

Salah satu yang menjadi tuntutan KKT ialah tentang pengelolaan Even Bazar Tabot yang disinyalir diserahkan ke pihak luar Provinsi Bengkulu. Karena selama ini setiap tahun KKT lah dipercaya sebagai pengelola, namun tahun 2016 ini mereka belum tahu apakah masih dipercaya kembali. Hal ini juga lah yang membuat mereka kecewa.

Setelah beberapa menit berorasi, Plt. Sekda Provinsi Bengkulu Sudoto menghampiri para pendemo, untuk melakukan mediasi bersama beberapa perwakilan pendemo dari KKT.

“Festival Tabot tinggal beberapa hari lagi, Pak Sekda minta kita menunggu. Karena masih ada negosiasi-negosiasi,” ujar Wahyudi selaku perwakilan KKT setelah melakukan mediasi dengan Plt Sekda, Senin (19/09/2016) sekira pukul 14.00 WIB.

Untuk diketahui, sepanjang aksi berlangsung, massa menabuh keras-keras gendang dan bersorak-sorak sebagai lambang protes. Ancaman boikot ini dilakukan karena pihak Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam penentuan lapak bazar yang terletak di Lapangan View Tower tidak transparan. (D12)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *