PH Murman : DPO Murman Tidak Sah

Bengkulu, BM – Penasehat Hukum (PH) H. Murman Effendi, SH., MH, Firman Uli Silalahi, SH., MH mengatakan penetapan terhadap Murman Effendi atas Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu tidak sesuai aturan.

“Murman kan ada terus di Bengkulu. Artinya Kejati belum ada upaya maksimal dalam pencariannya,” tegasnya, Senin (19/09/2016). Firman Uli Silalahi juga juga menegaskan, bahwa penetapan status DPO kliennya tersebut batal. “Yang jelas tidak sesuai mekanisme,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu, Ali Mukrtono, SH., MM melalui Asisten tindak pidana khusus (Aspidsus), Ahmad Darmawansyah, MH mengatakan, ditetapkannya Murman Effendi selaku DPO merupakan upaya dari Kejati.

“Itukan salah satu upaya, sekarang yang bersangkutan telah kita tahan. Ya, lupakanlah saja DPOnya,” ujarnya. Untuk diketahui, Murman Effendi ditetapkan tersangka sekaligus DPO oleh Kejati atas dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) atas proyek multiyer Kabupaten Selum tahun anggaran 2011 dengan nilai Rp 60 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Seluma. Dari anggaran tersebut berdasarkan audit Badan Pemeriksaan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Bengkulu beserta tim audit Universitas Bengkulu (UNIB), negara dirugikan senilai Rp 3,5 miliar. (BM-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *