Istilah-istilah Komplotan OTT KPK Saat Minta Suap

Bengkulu, BM – Kamis (06/10/2016) menjadi sidang perdana kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK terhadap perkara suap hakim dalam kasus korupsi  Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M. Yunus, terungkap banyak istilah yang digunakan terdakwa dalam melakukan suap terhadap hakim seperti Kopi, Sawit, dan Toke.

Hal ini terungkap saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK, menguraikan beberapa hasil percakapan melalui pesan singkat atau SMS, seperti istilah “Itu yang bawa kopi tidak berani lewat gunung” yang terukap dari percakapan antara terdakwa Janner Purba dan Toton pada 16 Mei 2016 lalu, yang diketahui juga terdakwa Janner yang pada saat itu sedang berada di Kepahiang.

Karena jalan menuju Kepahiang pada saat longsor, hingga baru pada tanggal 17 Mei 2016, terdakwa Edi Santoni menyerahkan uang sebesar Rp 500 juta itu kepada terdakwa Janner di area Stadion Semarak Sawah Lebar Kota Bengkulu.

Kemudian pada tanggal 22 Mei 2016 lalu, terdakwa Toton ditemui oleh terdakwa Safri di PN Bengkulu terkait penyerahan uang Rp 150 juta yang sudah dibawanya. Terdakwa Toton mengarahkan kepada terdakwa Safri agar uang itu diserahkan kepada terdakwa Janner yang sedang berada di Kepahiang.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK juga mengungkapkan bahwa terdakwa Toton mengirimkan pesan SMS kepada terdakwa Janner yang berisi

“Sawit yang lain, info terakhir dari toke Safri besok pagi ditimbang,”

Kemudian pada tanggal 23 Mei 2016 terdakwa Billy juga mengirim pesan SMS kepada terdakwa Janner yang berisi, “ijin pak, ijin pak…ada truk sawit menuju gunung. Mohon petunjuk diarahkan kemana, Trims”. Diketahui saat itu terdakwa Safri sedang menuju Kepahiang untuk menyerahkan uang sebesar Rp 150 juta kepada terdakwa Janner.

Dilain kesempatan, jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantas Korupsi (KPK), Feby Dwiyandospendy, membenarkan bahwa benar istilah itu digunakan terdakwa saat akan mengantarkan uang suap.

“Ya itu istilah yang digunakan mereka, kalau dulu itukan ada istilah Apel Malang, Apel Wasington,” ujarnya. (D12)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *