Sidak, Pemkot Persilahkan Saimen Melanggar, Ada apa?

Bengkulu, BM –  Pemerintah Kota Bengkulu memberikan toleransi dan membiarkan bangunan milik Saimen dengan alasan kemanusiaan. Sidak yang dilakukan Pemerintah Kota Bengkulu yang di wakilkan oleh Ir. H. Fachriza, MM, selaku Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Bengkulu, di bangunan miliki Saimen yang berada di jalan S. Parman Kota Bengkulu karena tidak mengantongi izin dan melanggar GSB serta GSP.

“Kalau dari segi aturan memang tidak diperbolehkan, menggunakan lahan ini untuk bangun apapun,” ujar  Fachriza sembari menambahkan bahwa diberikannya izin kepada pihak Saimen kerena ancaman dari pihak Saimen sendiri yang mengancam akan memPHK-an 108 orang pegawainya.

“Ini persoalan kemanusiaan, karena perusahan Saimen memiliki karyawan 108 orang dan gedung saimen yang di Suprapto tidak bisa dipakai, sehingga mereka meminta tolong menggunakan lahan ini. Sifatnya kemanusiaan saja,” tambah Fachriza, Senin (17/10/2016).

Fachriza juga menegaskan, bahwa pihak Saimen hanya dibolehkan menggunakan bagunan tersebut selama 10 bulan berdasarkan janji yang telah disepakati dengan pihak pemerintah kota, setelah itu saimen wajib Bongkar.

“Ia telah berjanji hanya 10 bulan, artinya Saimen akan melanggar janji setelah bulan juni, jadi sebelum bulan juni pihak saimen meminta pemkot untuk memberikan toleransi,” ungkapnya sembari menunjukkan perjanjian pihak Saimen dan pemerintah kota Bengkulu yang ditanda tangani diatas materai. (D12)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *