Demo, Mahasiswa Tuntut Gubernur Minta Maaf dan Perhatikan Veteran

Bengkulu, BM – Peringati Hari Pahlawan, puluhan mahasiswa yang berasal dari Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH mengadakan aksi unjuk rasa, di simpang lima ratu samban Kota Bengkulu, aksi yang diawali dengan mengunjungi taman makam pahlawan, kemudian dilanjutkan dengan aksi damai di simpang lima ratu samban Kota Bengkulu.

Saat disimpang lima ratu samban kota Bengkulu, dengan membawa berbagai tulisan yang telah dipersiapkan, seperti “Koruptor penghianat Bangsa, maafkan kami pahlawan,”,”ayo bangkit dan berjuang pemuda indonesia,”,”semangat kepahlawanan adalah jiwa ragaku,” serta banyak lagi tulisan lainnya, para mahasiswa juga secara bergantian menyampaikan ekspresi mereka melalui orator-orator mereka.

“Apakah kita harus seperti pahlawan yang dahulu kawan-kawan untuk mengetuk hati pemerintah, tidak seperti itu kawan-kawan,” teriak salah seorang orator saat berorasi di depan mahasiswa lainnya.

Menurut koodinator aksi, aksi yang mereka adakan adalah untuk mengekpresikan keinginan mereka kepada pemerintah supaya lebih menghargai para veteran, yang berjuang untuk Bangsa Indonesia.

“Aksi kami ini adalah kami ingin pemerintah memberi perhatian lebih kepada veteran, karena menurut kami veteran sekarang kurang mendapat perhatian dari pemerintah,” ujar Anderi selaku koordinator aksi saat dimintai keterangan, Jum’at (11/11/2016).

Ia juga menegaskan tentang masalah yang terjadi saat upacara yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Bengkulu kemaren, banyak veteran yang tidak diundang, kurang dihargai, serta tidak disalami oleh Gubernur Bengkulu selaku Inspektur Upacara, dengan alasan buru-buru ziarah ke makam pahlawan, mereka meminta Gubernur segera meminta maaf.

“Kami dari mahasiswa, meminta gubernur untuk segera minta maaf, karena kalau tidak ada mereka kita tidak pernah merdeka,” tegasnya dengan harapan pemerintah untuk terus menghargai jasa para veteran. (D12)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *