Dikukuhkan, MPC ADI Labuhanbatu Siap Jalankan Tupoksinya

Labuhanbatu, BM – Majelis Pengurus Cabang Asosiasi Dosen Indonesia (MPC-ADI) Kabupaten Labuhan Batu menggelar pengukuhan pengurus untuk periode 2014-2019 di Ball Room Permata Land Hotel Rantauprapat-Labuhanbatu. Acara Pengukuhan yang dihadiri langsung oleh Ketua MPC ADI Provinsi Sumatera Utara, Prof. Sumono, Ketua MPC ADI Kabupaten Labuhanbatu, Muhammad Irwansyah Hasibuan, SE, M.Si dan segenap penggurus MPC Kabupaten Labuhanbatu serta tamu undangan yang lainnya.

Prof. Sumono dalam sambutannya ketika akan mengukuhkan pengurus ADI Kabupaten Labuhanbatu mengatakan bahwa pengurus ADI Labuhanbatu yang baru nanti agar terus bergerak menjalankan progam-programnya dan bisa bersinergi dengan pemerintah daerah.

“Kedepan pengurus ADI Labuhanbatu yang baru agar tetap eksis dalam menjalankan programnya karena ADI bukanlah menjadi saingan kampus melainkan menjadi mitra dan pengurus ADI harus mampu memperjuangkan hak-hak Dosen di Labuhanbatu dan yang terpenting Dosen harus mampu juga mencerdaskan anak bangsa terlebih kepada pemerintah daerah ADI Labuhanbatu menjadi mitra,” ujarnya, Rabu (16/11/2016).

Sementara itu, Ketua ADI Labuhanbatu menyampaikan dalam sambutannya bahwa MPC ADI Labuhanbatu akan terus berupaya semaksimal mungkin tetap eksis dan tetap melakukan pembenahan kearah yang lebih baik dan professional.

“Ini dikarena ADI selain tetap konsen di akademisi ADI Labuhanbatu juga melakukan kajian dan pemikiraa-pemikiran untuk pembangunan daerah Labuhanbatu yang juga ikut mewujudkan Labuhanbatu yang mandiri, cerdas dan sejahtera,” ujar Muhammad Irwansyah Hasibuan, SE,M.Si Mantan Aktifis HMI.

Ia juga mengharapkan para dosen untuk ikut terus meningkatkan mutu dan kajian-kajian ilmiah demi mencerdaskan anak bangsa.

“Dengan adanya kepengurusan Asosiasi Dosen Indonesia di Labuhanbatu sumbangsih pemikirannya sangat diharapkan disamping ikut mencerdaskan anak bangsa juga ikut membantu fasilitas para dosen agar tetap melakukan peningkatan mutu dan kualitasnya serta yang terpenting adalah menjadi tempatnya pemerintah daerah dalam mengambil referensi yang relevan untuk kajian ilmiah dalam pembangunan daerah yang lebih baik nantinya”, tambahnya.

Usai pengukuhan, acara dilanjutkan dengan Fokus Group Diskusi (FGD) yang pesertanya berasal dari perwakilan berbagai kampus se-Labuhanbatu, OKP dan OKI. (KR)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *