Kode Etik, BEM UMB Kembali Datangi Dewan Kota

Bengkulu, BM – Puluhan mahasiswa yang berasal dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bengkulu (Bem UMB) kembali mendatangi gedung DPRD Kota Bengkulu untuk menanyakan tentang kode etik dewan yang sampai sekarang belum juga dibuat.

Rombongan BEM UMB yang datang diterima langsung oleh Ketua DPRD dan Ketua Badan Kehormatan (BK) Dewan Kota Bengkulu. Meski suasana nampak sedikit memanas terdengar suara gebrakan meja lantaran kekecewaan dari rombongan BEM UMB karena sampai saat ini DPRD Kota Bengkulu belum memiliki kode etik.

Menurut para mahasiswa, permasalah kode etik Dewan Kota Bengkulu hanya sebatas janji politikus semata, karena setelah beberapa kali mereka mendatangi dewan kota, mereka hanya berjanji akan segera dibuat, namun menurutnya sampai sekarang kode etik DPRD Kota Bengkulu belum juga ada.

“Kami meminta dewan jangan bertele-tele, selama ini terus dijanjikan tapi terkesan tidak diteruskan, berarti DPRD khususnya BK telah melakukan pembohongan publik,” ungkap Angger Saputra selaku Ketua BEM UMB, Senin (05/12/2016).

Diketahui, kemarahan rombongan BEM UMB dengan belum adanya kode etik Dewan Kota Bengkulu dikarenakan beberapa waktu yang lalu puluhan mahasiswa UMB mendatangi Dewan Kota meminta kasus asusila yang dilakukan oleh salah seorang oknum dewan kota dengan oknum dosen. Namun saat rombongan mahasiswa meminta sanksi tegas dari dewan kota, dewan kota tidak bisa berbuat apa-apa karena belum memiliki kode etik. (D12)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *