Pedagang Pasar Panorama Kembali Datangi Kantor Walikota Bengkulu

Bengkulu, BM – Puluhan pedagang yang berasal dari Pasar Tradisional Panorama kembali mendatangi kantor Walikota Bengkulu untuk mempertanyakan kembali perihal penutupan pintu masuk yang berada di dekat TPR Jalan Belimbing Pasar Panorama Kota Bengkulu.

Setelah beberapa lama menunggu, akhirnya 4 orang perwakilan diperbolehkan masuk untuk melakukan hearing secara tertutup dengan Pemerintah Kota Bengkulu yang diwakili oleh M. Husni selaku Asisten III Pemerintah Kota Bengkulu.

Diketahui dari pertemuan tertutup antara pedagang yang mayoritas pedagang ayam dan sayur-sayuran tersebut, bahwa Pemerintah Kota meminta pedagang menerima penutupan pintu tersebut dengan berbagai alasan.

“Dari hasil pertemuan tadi, kami pedagang disuruh menerima penutupan pintu tersebut,” ujar salah seorang pedagang sayur yang diketahui bernama Lili kepada awak media dengan kecewa terhadap keputusan pemerintah tersebut karena menurutnya dengan adanya penutupan tersebut akan mempertipis pendapatan mereka.

“Pembelih juga susah mengakses ketempat kami jualan, tentunya penghasilan kami menurun ketika pintu ditutup kembali,” tambahnya dengan nada kecewa.

Ia juga mengatakan, selain susahnya diakses oleh para pembeli, kesusahan lainnya yang mereka alami ialah ketika akan mengakut barang dagangan mereka, karena menurutnya dengan ditutupnya pintu tersebut maka jarak pintu dengan tempat ia berjualan semakin jauh.

“Kami mengangkut barang jualan itu jauh nian, kami harus keluarkan modal lagi untuk biaya pengangkut barang jualan, jualan kami tidak laku,” keluhnya. Sembari mengatakan bahwa selama ini ia sudah mengikuti peraturan dengan berjualan didalam, tapi jika seperti sekarang ia mengancam akan kembali berjuala dijalan. (D12)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *