Resah Hasil Tangkapan Ikan Menurun, HNSI Kaur Lakukan Hearing

Kaur, BM – Belasan orang dari Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Kaur mendatangi kantor sekretariat DPRD Kabupaten Kaur untuk melakukan hearing bersama, hal ini terkait banyaknya masyarakat yang resah dengan adanya bongkar muat kapal tongkang batu bara dan pasir besi yang kerap kali melintasi perairan laut wilayah Kabupaten Kaur, dan mengakibatkan turunannya hasil tangkapan ikan nelayan di daerah tersebut.

Kehadiran kapal tongkang itu tentu meresahkan para nelayan, selain bisa merusak alat tangkapan ikan berupa jaring, juga dapat menimbulkan kecelakaan laut. Juga tumpahan minyak dari batu bara yang mengotori perairan itu, membuat ikan menjadi jauh pergi.

Untuk itu, Hearing HNSI Kabupaten Kaur kali ini langsung disambut oleh Komisi III DPRD Kabupaten Kaur dan langsung dipertemukan dengan Kepala Sahbandar Pelabuhan Linau Jontra Juis, serta meminta Pemda Kabupaten Kaur untuk segera turun tangan.

“Kami minta untuk dilakukan pengajian terkait bongkar muat kapal tongkang batu bara dan pasir besi tersebut, dan tidak lagi nantinya membuat resah masyarakat serta tidak mempengaruhi lagi hasil tangkapan ikan nelayan,” tegas Ketua HNSI Kabupaten Kaur Herlian Muhrim, ST yang juga mantan anggota DPRD Kaur ini, diruang Komisi III DPRD Kaur, Rabu (01/02/2017).

Terkait hal itu, Kepala Sahbandar Pelabuhan Linau akan berupaya untuk melakukan pengkajian dan penelitian adanya masalah tersebut.

“Untuk itu, kami minta masyarakat nelayan di daerah pesisir nanti bisa sama-sama memberikan dukungan, agar bisa tercapai apa yang kita inginkan bersama,” ujar Jontra Juis. (Kikip)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *