Begitu Dekat Dengan Masyarakat, Ini Pengajian Rutin Ala Wawali

Bengkulu, BM – Guna menjalin tali silaturahmi dan kedekatan dengan masyarakat Kota Bengkulu, Wakil Walikota Bengkulu yang juga sebagai Ketua Gabungan Organisasi Wanita Kota Bengkulu menggelar pengajian yang rutin dilakukan sebulan sekali bersama ibu-ibu yang tergabung dalam GOW se-Kota Bengkulu, bertempat di kediaman Wakil Walikota Bengkulu.

Wakil Walikota Bengkulu menuturkan sangat mengapresiasi niat baik ibu-ibu ketika datang ke pengajian rutin, ini tentu akan menjadi nilai plus jika dilakukan dengan hati yang tulus ikhlas. Kegiatan GOW ini lebih ke pemberdayaan mulai pada diri kita sendiri.

“Dengan hati yang ikhlas tausiah tentang manfaat sholat malam dan cara sholat qhosor  yang nanti akan disampaikan oleh Ustazah Asmiar Amir, M.Sos.I akan mudah diterima hikmahnya dengan baik oleh ibu-ibu, dan mudah-mudahan bisa diamalkan,” ujar Ir. Patriana Sosialinda saat menyampaikan sambutannya, Rabu (22/02/2017).

Selain itu, acara pengajian rutin ini juga tak hanya menjalin silaturahmi saja melainkan menjadi wadah penyampaian program-program pemerintah daerah Bengkulu Ku Bisa dan program pemerintah yang bermanfaat bagi masyarakat seperti salah satunya program Kemensos RI melalui PKH (Pedamping Keluarga Harapan) yang memberikan pendampingan kepada keluarga.

Wakil Wakilkota Bengkulu mengatakan kemarin (21/02) saat menghadiri sosialisasi PKH di Masjid Al-Azhar Kelurahan Tanjung Agung Kecamatan Sungai Serut banyak ibu-ibu yang tidak tahu informasinya terkait program kesehatan, pendidikan dan pemberdayaan ekonomi.

Foto bersama Wakil Walikota Bengkulu dengan grub rabana
Foto bersama Wakil Walikota Bengkulu dengan grub rabana

“Untuk itu, maka setiap momentum bertemu dengan ibu-ibu akan saya sampaikan program PKH itu disarankan ibu-ibu hamil, ibu bersalin, ibu menyusui, program pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi, ibu-ibu semuanya hampir tidak tahu. Maka tolong disampaikan dengan yang lainnya, pemerintah punya program untuk itu,” ujar Ir. Patriana Sosialinda.

Program pemerintah pusat pun seperti kartu indonesia sehat, kartu indonesia pun juga menjadi perhatian wawali.

“Kalau masih ada keluarga atau tetangganya yang masih ada anak-anak yang putus sekolah, laporkan dengan RT, RW nya, tak hanya itu jika ada rumah yang tidak layak huni agar kiranya dapat juga melaporkan ke RT, RW nya, karena kita ada program bedah rumah, dan kalau ada yang sakit kita ada program jemput sakit pulang sehat,” tutupnya. (D12)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *