Wawali : Pemanfaatan Tower Pemantau Pantai Panjang Perlu Di Optimalkan

Bengkulu, BM – Guna memaksimalkan upaya pengamanan dan pencegahan serta tidak ada lagi korban tenggelam dikemudian hari di Pantai Panjang Kota Bengkulu, kedepan tentunya diharapkan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) teknis lintas sektoral harus benar-benar memanfaatkan tower pemantau yang sudah dibangun, dengan bekerja sama dengan pihak eksternal seperti PMI, Orari, dan masyarakat di sekitar pantai panjang untuk mengamankan pantai di setiap harinya. Guna mengantisipasi tidak ada lagi korban yang tenggelam di Pantai Panjang  diarea dilarang untuk berenang.

“Musibah-musibah seperti inikan (tenggelam,red) bukan sekali dua kali, tetapi terjadi terus-menerus, yah masalahnya sama, dengan ketidak mengertian mereka soal tipikal laut kita ini dan tidak mengindahkan peringatan dilarang berenang. Maka, informasi itulah yang mereka butuhkan dan tentunya kita tidak mau nanti beredar isu dimasyarakat kalau pantai panjang kita ini identik dengan memakan korban dan selalu menelan korban. Selain itu, untuk keamanan sendiri itu perlu ditingkatkan,” ungkap Wakil Walikota Bengkulu, Ir. Patriana Sosia Linda yang langsung hadir di tempat kejadian, salah seorang warga USA bernama Adam Tim (35) yang tenggelam di pantai, tepat berada di Pantai Panjang belakang Bencoolen Mall sekitar jam 14.30 WIB.

17175985_494230744299361_879507386_o

Yang saat itu, korban bersama 4 orang kerabatnya Toni (35), Josaya, (15), Daniel (13), Ben (10), bermaksud menikmati indahnya pantai panjang sambil berenang, Sabtu (04/03/2017). Sekitar 4 jam dilakukan pencarian, korban tenggelam yang bernama Adam Tim akhirnya ditemukan tim pencari sekitar pukul 19.30 WIB dan langsung di bawa ke rumah sakit bhayangkara.

Mari sama-sama kita untuk mengimbau semua pihak untuk mengambil perhatian terhadap kondisi pantai panjang Bengkulu ini. Serta jika ada orang tidak kenal tipikal pantai kita itu harus diingatkan kemudian empati.

“Kalau di lihat empati masyarakat sekitar pantai panjang ini sudah baik dilihat begitu sigapnya mau menyelamatkan korban tenggelam, hanya saja mereka saat mau menyelamatkan tidak didukung dengan sarana-prasarana, mudah-mudahan ini menjadi perhatian kedepannya,” tutupnya. (D12)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *