BPOM Bengkulu Sosialisasikan Gerakan Keamanan Pangan Desa

Rejang Lebong, BM – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Bengkulu gencar mensosialisasikan gerakan keamanan pangan desa di berbagai wilayah Provinsi Bengkulu. Tahun ini, Kabupaten Rejang Lebong terpilih menjadi lokasi sosialisasi dan pemilihan kader untuk meningkatkan keamanan pangan.

17778944_120300002949316595_1288565568_o
Wakil Bupati Kabupaten Rejang Lebong, Iqbal Bastari, S.Pd, MM memukul gong tanda resmi acara Workshop Perkuatan Kelembagaan Gerakan Keamanan Pangan Desa di buka.

Kepala BPOM Provinsi Bengkulu, Martin Suhendri menyampaikan, tujuan dari kegiatan workshop yaitu, untuk mengingatkan dan menyadarkan masyarakat agar mengetahui pentingnya keamanan pangan karena pangan merupakan kebutuhan primer masyarakat.

“Gerakan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa keamanan pangan penting untuk semua usaha pangan di desa yang terdiri dari Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP), Pedagang Kreatif Lapangan (PKL), dan ritel pangan desa, termasuk koperasi,” ujarnya dalam sambutan pembukaan acara tersebut.

17761408_120300002937582982_1378985218_o
Pemberian Cendramata Kepala BPOM Provinsi Bengkulu, Martin Suhendri kepada Wakil Bupati Kabupaten Rejang Lebong, Iqbal Bastari, S.Pd, MM

Acara Workshop merupakan kegiatan awal BPOM Provinsi Bengkulu untuk mensosialisasikan program gerakan keamanan pangan. Selanjutnya, sebagai langkah lanjutan BPOM akan menggelar Bimtek, pembentukan kader, profiling dan terakhir melakukan pengujian produk Desa.

“Acara nanti kita bakal menggelar pelatihan, bimtek keamanan pangan dan pembentukan kader di setiap desa terpilih untuk memantau kegiatan usaha di Desanya masing-masing,” tutur Deputi III Bagian Pengawasan Pangan dan Bahan Berbahaya, Balai POM, Drs. Suratmono MP kepada berita merdeka online.

17797454_120300002957158975_618977927_o
Tampak serius peserta Workshop Perkuatan Kelembagaan Gerakan Keamanan Pangan Desa saat pembicara memberikan materinya.

Senada dengan itu, Wakil Bupati Kabupaten Rejang Lebong, Iqbal Bastari, S.Pd, MM juga menyampaikan bahwa kegiatan workshop sangat positif karena berguna untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat cara menghasilkan pangan yang bermutu dan selanjutnya dapat berimplikasi kepada peningkatan kesehatan masyarakat.

“Sekarang, banyak masyarakat sakit gara-gara penyakit tidak menular seperti diabetes, batu ginjal, kolesterol dan sebagainya yang diakibatkan oleh buruknya pengolahan pangan bahkan banyak zat berbahaya yang dicampurkan dalam proses pengolahan pangan, jadi kegiatan ini bagus supaya meningkatkan higienitas dan kesehatan masyarakat,” ungkapnya ketika memberikan sambutan sekaligus membuka acara tersebut. (CW001)

17797241_120300002955827652_1166447389_o
Foto Bersama Wakil Bupati Kabupaten Rejang Lebong dan Kepala BPOM Provinsi Bengkulu serta unsur OPD dan FKPD Kabupaten Rejang Lebong.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *