Plt Gubernur Bengkulu Minta Masyarakat Ikut Menjaga Kelestarian Bunga Raflesia

Bengkulu, BM – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu, meminta masyarakat sama-sama menjaga kelestarian Bunga Rafflesia. Hal ini diungkapkan Rohidin Mersyah saat mengunjungi Habitat Rafflesia di Kawasan Cagar Alam Taba Penanjung Bengkulu Tengah.

Bunga Rafflesia selain menjadi ikon Provinsi bengkulu juga merupakan bunga terbesar di dunia yang memilki daya tarik wisata. Habitat Bunga Rafflesia terletak di kawasan hutan lindung Cagar Alam Taba Penanjung Bengkulu Tengah.

Plt Gubernur Rohidin Mersyah berkesempatan mengunjungi Habitat asli spesies bunga Raffleisa yang sedang mekar, ia mengatakan Habitat asli Rafflesia perlu perhatian sebab Rafflesia merupakan ikon Bengkulu.

“Rafflesia itu ikon Bengkulu yang mendunia, perlu kita manfaatkan potensi tersebut untuk kenalkan daerah. Keberadaan Rafflesia perlu kita kembangkan agar kedepan tidak hilang,” tutur Rohidin saat mengunjungi Habitat Rafflesia di Kawasan Cagar Alam Taba Penanjung Bengkulu Tengah, Minggu (22/10)

Menurutnya, Perlu dilakukan Riset agar ke depan tumbuh kembang Rafflesia dapat diprediksi bahkan bisa ditentukan. Agar Wisatawan yang datang ke Bengkulu dapat menikmati Rafflesia tidak harus menunggu bulan mekar.

“Kita akan bentuk tim riset bekerjasama dengan Universitas yang ada, supaya dapat memperhitungkan kapan Rafflesia mekar,” ujar Rohidin yang menempuh jalan terjal ketika akan melihat habitat Bunga Rafflesia.

Tahun depan, Pemprov Bengkulu berencana menggelar Tour de Rafflesia, event bertaraf nasional dengan bersepeda mengelilingi beberapa kabupaten ini diprediksi bakal menyedot perhatian nasional, “oleh sebab itu, perlu dibuat pemetaan wilayah terkait habitat Rafflesia agar wisatawan mendapatkan informasi pasti titik Rafflesia yang sedang mekar,” tambah Rohidin.

“Pada event daerah tahun 2018 (Tour de Rafflesia; red) kita akan kenalkan Rafflesia. Namun, kedepan perlu disiapkan betul fasilitas informasi agar wisatawan tidak bingung ketika melihat langsung kelokasi Rafflesia,” pungkas Rohidin.(MC)

Sharing is caring!

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

15 − nine =