Ketua Dekranasda Provinsi Bengkulu “Membatik” di Jogja Batik To The Moon

Yogyakarta, BM – Ketua Dekranasda Provinsi Bengkulu Derta Wahyulin Rohidin Mersyah, mendapat kesempatan istimewa “membatik” bersama istri Paku Alam X Gusti Kanjeng Bendara Raden Ayu Adipati Paku Alam di Festival Jogja Kota Batik Dunia 2017.

Acara yang diselenggarakan di Jogja Expo Center (JEC) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ini, menampilkan berbagai hasil karya orisinal batik berkelas di berbagai daerah, terbasuk kain besurek dari Provinsi Bengkulu.

Festival dan pameran batik dengan tajuk “Batik To The Moon” ini dihadiri lebih dari 150 Industri Kecil Menengah (IKM) se-DIY dan perwakilan Dinas Perindustria dan Perdagangan provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia.

Acara yang bertepatan dengan peringatan 50 tahun World Craft Council yang memberikan predikat Jogja Kota Batik Dunia pada tahun 2014 ini, bertujuan meningkatkan perekonomian masyarakat termasuk Industri Kecil Menengah.

Menurut Gubernur DIY yang pada kesempatan ini diwakili oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Sekretariat Daerah Pemda DIY Sulistyo, “Batik To The Moon” bermakna bahwa penjelajahan batik tidak terbatas hingga ke bulan.

“Dengan pengandaian Batik To The Moon, tema ini bukan hanya menjadikan batik monumen mati atau teronggok menjadi tinggalan budaya bagi generasi baru, melainkan ajakan bagi masyarakat batik untuk lebih gumregah, mengembangkan batik melanglang dunia,” ujar Sulistyo membacakan sambutan Gubernur DIY, Rabu (25/10).

Pada kesempatan yang sama, Ketua Dekranasda Provinsi Bengkulu Derta Wahyulin Rohidin Mersyah mengaku senang Bengkulu dilibatkan dalam acara “Batik To The Moon” ini, “kami berterima kasih Bengkulu bisa terlibat dalam acara ini, ini sebagai ajang promosi dan terbukti pada kesempatan ini apresiasi pengunjung terhadap kain besurek sangat bagus sekali,” papar istri Plt Gubernur Bengkulu ini didampingi Kabid Industri Kecil Menengah (IKM) Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Provinsi Bengkulu Zurleli, di Stand Pameran Kain Besurek.

Stand Kain Besurek milik Dinas Perindag Provinsi Bengkulu ramai didatangi pengunjung, bahkan selepas pembukaan, stand Kain Besurek mendapat kunjungan istimewa dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY serta istri Paku Alam X. Tak tanggung-tangung, pada kesempatan ini, istri Paku Alam X membeli salah satu kain kebanggaan masyarakat Bengkulu tersebut.

Kain Besurek dengan motif kaligrafi arab dan coraknya yang unik, menjadi daya tarik tersendiri dalam pameran bergengsi ini. (MC)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *