R-APBD 2018, Pemprov Fokus Pada Pembangunan Infrastruktur

Bengkulu, BM – Mempersiapkan anggaran pembangunan di tahun mendatang, Pemerintah Provinsi Bengkulu menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) R-APBD (Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Tahun Anggaran 2018. Melanjutkan program sebelumnya (TA 2017), Pemda Provinsi tetap fokus pada pembangunan infrastruktur jalan, besaran anggaran hingga 600 Milyar lebih.

Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengungkapkan, walaupun di tahun 2018 terjadi defisit anggaran sebesar 415 milyar rupiah, namun hal tersebut tidak akan menghambat jalannya pembangunan. Lantaran Silpa (Sisa Lebih Penggunaan Anggaran) 2016, DAK (Dana Alokasi Khusus) dan DAU (Dana Alokasi Umum) bisa dialokasikan dalam tahun tersebut.

“Saya sudah hitung dengan kondisi progres hingga Oktober akhir, kemudian sudah kita hitung juga untuk realisasi pembayaran kegiatan proyek yang sudah kontrak sudah selesai, kemudian belanja-belanja rutin. Maka silpa itu sudah mendekati, maka itu bisa menutupi defisit, ditambah DAK dan DAU yang belum kita masukkan seluruhnya” jelas Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, setelah Rapat Paripurna Agenda Nota Penjelasan Gubernur atas Raperda tentang RAPBD Provinsi Bengkulu TA 2018, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bengkulu, Senin (30/10).

Selain terhadap pembangunan jalan Provinsi di kabupaten-kota, pembangunan bidang lain juga akan dilanjutkan di tahun 2018. Untuk itu, Rohidin Mersyah meminta kepada Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) teknis terkait, menyiapkan rancangan anggaran dan perencanaan secara matang.

Sesuai dengan program Pemerintah Provinsi Bengkulu, menindak lanjuti isu strategis pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, yaitu mulai dari tingkat kemiskinan masih tinggi, keterbatasan konektifitas Bengkulu terhadap pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumatera hingga produksi tangkap laut masih rendah.

“Agar kegiatan yang telah disiapkan dapat berjalan sesuai target, kepala OPD harus memahami pergerakan anggaran dan kondisi ekonomi kita,” terang Plt Gubernur Rohidin Mersyah.

Terkait fokus Pemda Provinsi Bengkulu atas pembangunan di 2018 terkhusus infstruktur jalan, Legislatif Provinsi Bengkulu memberikan apresiasi tinggi dan mendukung penuh program yang akan dijalankan. Hanya saja, OPD teknis diminta memetakan program dengan jelas, sehingga pembangunan bisa merata di setiap daerah.

“Kita meyakini ini bisa dijalankan, karena kita melihat silpa di tahun sebelumya cukup besar dan juga dana pendukung dari pusat nantinya. Makanya peran dari OPD teknis harus aktif menyiapkan program secara jelas,” ungkap Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Eddy Sunandar.

Dari Nota Penjelasan Gubernur atas Raperda tentang RAPBD Provinsi Bengkulu TA 2018, diketahui besaran keuangan derah sebesar 3,1 terliun rupiah lebih, dengan rincian secara garis besar yaitu Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 992 milyar rupiah lebih, dana perimbangan sebesar 2,1 terliun rupiah lebih, serta belanja daerah sebesar 3,5 terliun rupiah lebih. (MC).

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *