Pemkot Gelar Karnaval Batik Internasional di Bulan Desember

Bengkulu, BM –  Ajang promosi wisata di Kota Bengkulu dan batik khas Bengkulu, Pemerintah Kota Bengkulu kembali akan menggelar karnaval batik besurek tingkat internasional pada 4 hingga 6 Desember 2017 mendatang. Acara kali ini dikatakan Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu, batik besurek khas Bengkulu diharapkan bisa menembus pasar dunia sehingga batik besurek bisa dikenal di mancanegara.

WhatsApp Image 2017-11-13 at 14.27.03
Walikota Bengkulu H. Helmi Hasan, SE saat memberikan album CD suara langit kepada kedutaan besar Thailand.

“Melalui festival Batik Kain Besurek dan bazar Aneka produk Batik Daerah kita mempromosikan kepada masyarakat dan konsumen potensial guna meningkatkan volume dan nilai pemasaran produk daerah dan memperluas jaringan pemasaran produk antar daerah di indonesia,” jelas Syarifuddin.

Tak hanya sebagai wadah promosi, kegiatan Karnaval Batik juga merupakan upaya pemerintah dalam melestrasikan kekayaan seni dan budaya indonesia.

“Diharapkan batik mampu terus hidup dan terus terpelihara selama dunia ini ada. Terlebih lagi saat ini, batik mampu menjadi produk kreatif yang bernilai tinggi sehingga memberi nilai tambah. Eksistensi batik secara umum sebenarnya telah diakui dunia. UNESCO misalnya, menetapkan tanggal 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional,” papar Syarifuddin.

WhatsApp Image 2017-11-13 at 14.27.02
Foto bersama Walikota Bengkulu H. Helmi Hasan dengan kedutaan besar Thailand.

Dirinya juga memaparkan bahwa rangkaian kegiatan yang digelar dalam even ini selain bazar yang dipusatkan di Bencoolen Mall dan Karnaval Batik dengan rute Simpang Lima Ratu Samban hingga View Tower juga digelar Festival Musik Dol, Lomba Drumband, Workshop, Lomba Fashion Show dan Lomba Layang-Layang, serta pemecahan rekor MURI minum kopi 1000 cangkir gratis.

“Bagi yang ingin mendaftar, silakan datang ke Dinas Pariwisata Kota Bengkulu,” ujarnya.

Ditambahkannya pula, untuk menarik pengunjung, beberapa produk kreatif juga akan ditampilkan. Di antaranya, Produk Kain Batik Etnik, Kerajinan Tangan Tradisional, Barang Seni, Souvenir, Accesories,  hasil-hasil Litbang di bidang Pewarnaan Batik, Tourism,  Investment, Fashion Art.

“Kita juga melibatkan negara-negara asing untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini. Bahkan beberapa waktu lalu Bapak Walikota sudah berkunjung dan mengundang ke beberapa kedutaan besar di antaranya Kedutaan Besar Iran dan Vietnam. Dan mereka menyatakan siap untuk menghadiri dan berpartisipasi dalam kegiatan ini,” terang Syarifuddin. (Adv)

Sharing is caring!

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 × three =