SMSI Bengkulu, Gelar Diskusi Panel Dan Deklarasi Pilwakot Sehat

Bengkulu, BM – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bengkulu menggelar diskusi panel dan deklarasi pilwakot sehat no hoax di Hotel Kuala View Pantai Panjang Kota Bengkulu, Sabtu (24/2/2018). Acara tersebut dibuka langsung oleh Penjabat Wali Kota Bengkulu Budiman Ismaun. Hadir nara sumber diantaranya ketua Komisi Informasi Provinsi
Bengkulu Ifsyanusi,M.Si, Kabid Humas Polda Bengkulu AKBP Sudardo, ketua Panwaslih Kota Bengkulu Rayendra Pirasad, akademisi dari IAIN Bengkulu Dr Qolbi Khoiri dan pengelola group media sosial Facebook Feri Sapran, Emilia Puspita atau Ita Jamil. Sedangkan peserta yang hadir sekitar 200 peserta dari BEM se Kota Bengkulu, OKP, LSM dan wartawan.

Ketua SMSI Bengkulu Dr Rahimandani dalam sambutannya menyampaikan bahwa suskesnya pilwakot Bengkulu yang akan digelar 27 Juni 2018 nanti merupakan tanggung jawab bersama. “Suksesnya pilwakot bukan hanya tanggung jawab KPU dan wali kota, namun juga tanggung jawab semua masyarakat Kota Bengkulu, kita bersama,” kata Rahimandani.

Rahimandani juga menjelaskan kehadiran SMSI di Provinsi Bengkulu baru berkisar empat bulan, untuk itu SMSI terus berupaya mewujudkan berbagai program. “SMSI hadir untuk menjadi fasilitasi pemilik media online, langkah awal kita sudah laksanakan dengan kerjasama PWI untuk UKW yang digelar Desember 2017 lalu, kedepan kita akan melakukan ferivikasi juga kepada media online anggota SMSI,” tambahnya.

Dalam sambutannya, Penjabat Wali Kota Bengkulu Budiman Ismaun mengatakan dengan hadirnya SMSI ia mengajak untuk memberitakan hal yang bernuansa positif, mengandung pengetahuan, dan berdasarkan fakta. Budiman juga mengajak media untuk bermitra dalam membangun Kota Bengkulu, terutama dalam mensukseskan pilwakot Bengkulu.

Pejabat Wali Kota Bengkulu Budiman Ismaun juga mengajak kepada masyarakat Kota Bengkulu maupun pelajar dan mahasiswa untuk cerdas bermedia sosial. Menurutnya, dengan dimulainya pesta demokrasi pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bengkulu periode 2018-2023 mendatang maka potensi penyebaran berita hoax dalam berdemokrasi akan terbuka lebar.

“Pelaksanaan pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota merupakan tanggung jawab bersama, kita semua menginginkan pemilihan yang damai stop penyebaran berita Hoax. Jangan lagi ada pemberitaan yang sifatnya bohong ditampilkan di media sosial”, tegas Budiman Ismaun.

Kepada anak muda yang memiliki potensi untuk didorong dalam hal-hal yang positif bangunlah Negara dengan kejujuran, pesannya. “Biasakan semua diawali dengan kejujuran dalam setiap eleman,” tambah Budiman.

“Kejujuran berintegritas merupakan komitmen yang harus di pegang dalam setiap elemen baik pemerintahan maupun perorangan dan ini semua harus ditanamkan kepada anak-anak pelajar dan mahasiswa”, tutup Budiman.

Usai pembukaan, acara dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi pilwakot sehat no hoax yang dimulai dengan Penjawat Wali Kota Bengkulu Budiman Ismaun membubuhkan tandatangan di spanduk diikuti oleh undangan dan nara sumber yang hadir serta perwakilan dari BEM dan OKP, Ratusan peserta kemudian mendengarkan pemaparan materi dari enam nara sumber. Acara berakhir pukul 17.00 WIB ditutup dengan makan sore bersama. (Rilis)

Sharing is caring!

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

sixteen + 2 =