Perkuat Tupoksi, BNN Bentuk Forum Komunikasi Anti Narkoba Berbasis Online

Bengkulu, BM – Hari ini Senin (26/2) dalam rangka memperkuat tugas, pokok, dan fungsi (tupoksi) Badan Narkotika Nasional (BNN), BNN Kota Bengkulu bentuk Forum Komunikasi Anti Narkoba Berbasis Online Bagi Netizen dengan tema “Edukasi Bahaya Narkoba melalui Media Online di Aula Rumah Makan Taman Wisata Mangrove Bhadrika Jalan Jenggalu, Kota Bengkulu.

Dalam laporannya, Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat Syaiful Anwar, S.Pd, MM mengatakan mengajak dan mengimbau kepada peserta forum komunikasi anti narkoba untuk bisa menyosialisasikan program BNN yaitu Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Narkoba (P4GN) serta bahaya narkoba.

“Mudah-mudahan forum ini berjalan dan bisa mengedukasi masyarakat Bengkulu melalui tulisannya di media online dan di share melalui akun-akun media sosialnya masing-masing,” sampainya.

Selain itu, Kepala BNN Kota Bengkulu, AKBP Alexander S. Soeki, S.Sos mengatakan korban penggunaan narkoba ini sendiri banyak dari kalangan SD dan SMP sehingga diperlukan edukasi disekolah-sekolah.

“Demi menyelamatkan Generasi muda ini BNN Kota nantinya akan giat melakukan sosialisasi terkait bahaya narkoba,” sampainya.

Dari Penelitian BNN pada tahun 2017, Lanjut Alex, pengguna narkoba di Provinsi Bengkulu mencapai 6 persen atau sekitar  220 ribu orang dan untuk Kota Bengkulu sendiri sekitar 5 ribu orang.

“Mudah-mudahan angka ini tidak bertambah lagi dan bisa berkurang,” ujarnya.

Alex berpesan penggunaan  media sosial harus digunakan dengan secara positif dan bermanfaat bagi masyarakat khususnya masyarakat Bengkulu ini dan harus selektif.

“Harapannya kepada pengguna medsos untuk bisa memberikan edukasi terkait bahaya narkoba dengan menulis di akun medsosnya masing-masing,” harapnya. (CW1)

Sharing is caring!

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 + seventeen =