Pacific Partnership, Giliran Puskesmas Lempuing Yang Mendapatkan Pelayanan Kesehatan

Bengkulu, BM – Melanjutkan kegiatan kerja sama (Pacific Partnership) dalam upaya penanggulangan bencana yang dilakukan bersama tim medis dari TNI dan tim medis dari Tentara Asing. Terkait itu, adapun salah satu kegiatannya adalah memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Kali giliran warga Kelurahan Kuala Lempuing, Kota Bengkulu yang mendapat pelayanan medis dari dokter-dokter luar negeri itu.

WhatsApp Image 2018-04-03 at 18.18.39
Tim medis dari Tentara Asing di Puskesmas Lempuing, Kota Bengkulu.

Untuk pelayanan kesehatan tetap sama seperti yang diberikan kepada masyarakat di Kelurahan Sukamerindu kemarin (2/4), yaitu pelayanan medis gigi dan pelayanan medis untuk umum. Sesuai dengan yang telah dijadwal para dokter asing tersebut hadir pukul 10.30 Wib.

Kehadiran tim medis dari tentara asing pun membuat puluhan masyarakat lempuing berbondong-bondong mendatangi ke puskesmas, guna ingin mendapatkan pelayanan kesehatan dari tentara asing tersebut. Kegiatan ini didampingi juga dokter dari Dinas Kesehatan Bengkulu berjumlah lima orang yaitu dr. Aulia, dr. Lenggo,  dr. Venty, dr. Nataria dan dr. Vica.

Mengantisipasi jika adanya gangguan pihak kepolisian pun tampak mengamankan lokasi sekitar demi menciptakan situasi yang aman, hal ini dikatakan langsung Kanit Binmas Polsek Ratu Agung Ipda Redi Mursalin mengatakan pihaknya datang untuk melakukan pengamanan.

“Kami disini tugasnya melakukan pengamanan agar  terciptanya suasana kondusif karena banyaknya masyarakat yang antri hendak berobat,” ucapnya, Selasa (3/4/2018).

Sementara itu, saat dikonfirmasi dengan pihak Puskesmas Lempuing terkait kegiatan pelayanan kesehatan yang dilakukan tentara asing tersebut, drg. Catalia menjelaskan  tentara asing tersebut saat mengobati, para dokter luar negeri tersebut menggunakan obat-obatan dari indonesia.

“Untuk obat-obatannya  dibeli di Indonesia dan mereka tidak melakukan tindakan, hanya memantau dan membantu saja,” ucapnya. Selain itu, dari Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Bengkulu menyambut positif dengan adanya kegiatan seperti ini.

“Kami menyambut baik dengan kegiatan ini, bisa berbagi ilmu, bisa belajar lebih banyak tentang peralatan medis terbaru apalagi peralatan mereka (tentara asing,red) cangih,” ucap Ketua PDGI Bengkulu drg. Ginanjar.

Saat diwawancarai salah satu anggota  tim pengobatan gigi Navy Seal  Mr. Santos  menyatakan senang dan berkesan bisa berada di Indonesia dan ia juga menjelaskan bahwa ia menginap di kapal rumah sakit Usns Mercy  Hospital Ship yang diparkir di Laut Belakang Pulau Kemaro lebih kurang 6 mil dari pelabuhan pulau baai bengkulu.

“Indonesia  makanannya enak, masyarakatnya baik, ramah dan kami merasa dispesialkan di sini kami sangat senang,”  ucapnya yang juga Navy Seal Amerika keturunan filipina tersebut. Untuk selanjutnya ia dan timnya akan berlayar ke Malaysia.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, drg. H. Edriwan Mansyur, MM mengatakan bahwa dirinya hadir untuk melihat langsung kegiatan tersebut.

“Kami dari Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu pada intinya hari ini adalah untuk memantau kegiatan ini agar berjalan sesuai dengan aturan, guna mendukung program Dinas Kesehatan, apa lagi ini skalanya sudah internasional,” ucapnya. (Tarsidi)

Sharing is caring!

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

13 + 20 =