Plt Gubernur : “Generasi Zaman Now” Harus Mampu Melihat Potensi Ekonomi Bengkulu

Bengkulu, BM – Generasi masa depan diharapkan dapat melihat potensi ekonomi besar yang dimiliki oleh Provinsi Bengkulu, khususnya dengan maraknya e – commerce atau berdagangan elektronik. Anak zaman now menggerakan bisnis berbasis digital namun berorientasi kepada kerakyatan.

Hal ini disampaikan Plt. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat menjadi Keynote Speaker Seminar Nasional Magister Manajemen Universitas Bengkulu, Rabu (4/7). Kegiatan seminar yang diselenggarakan oleh Program Magister Ekonomi Unib ini juga dihadiri Rektor Unib Ridwan Nurazi, Dekan Fakultas Ekonomi, Ketua Program Magister Manajemen, Mahasiswa  serta tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan ini Plt. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menjelaskan bahwa ada dua persoalan besar di Bengkulu yakni perkebunan Sawit produksinya masih dibawah standar, serta Kopi yang cenderung dijual kepada pedangan pengepul dan di ekspor keluar Bengkulu.

Persoalan ini dapat di atasi melalui kelompok usaha tani melalui pendekatan keluarga, melalui korporasi dengan pendekatan bisnis kerakyatan.

“Saya kira anak muda mungkin punya ide, sehingga tidak usah buka lahan baru, kebun rakyat ini dikelola dimanajemeni, sehingga dunia melihat produk seperti ini yang harus dibeli, karena mengangkat perekonomian rakyat,” jelas Plt. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah.

Ide – ide meningkatkan perekonomian masyarakat, tambah Plt. Gubernur tidak mungkin lagi diwujudkan oleh orang zaman old, tetapi orang zaman now yang mampu melihat potensi besar Provinsi Bengkulu. Terlebih dengan akan dijadikannya Pelabuhan Pulau Baai menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Sejalan dengan itu Rektor Unib Ridwan Nurazi mengungkapkan bahwa kedepan e – commerce atau e – business  kini sangat diperhitungkan untuk dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Provinsi Bengkulu.

“Kita punya peluang dan kesempatan yang sama dengan seluruh yang ada di dunia untuk mengembangkan e – business ini, semua untuk membantu meningkatkan kesejahteraan Provinsi kita ini,” terang Ridwan Nurazi. (Mrck)

Sharing is caring!

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eighteen − seven =