Berbalut Seni Budaya Halalbihalal Masyarakat Bengkulu di Jakarta

Bengkulu, BM -Silaturahmi halalbihalal masyarakat Provinsi Bengkulu se-Jabodetabek digelar di Balai Samudera Jakarta Utara. Pagelaran acara pada Sabtu (7 Juli 2018) itu dimeriahkan dengan pertunjukan seni budaya seluruh daerah se-Provinsi Bengkulu. Bahkan tak sedikit masyarakat yang hadir kenakan baju adat Bengkulu. Tema yang diusung yakni membangun Provinsi Bengkulu dalam kebersamaan.

“Pemerintah tidak mungkin sendirian membangun Bengkulu yang kita cintai, artinya butuh kebersamaan seluruh lapisan dan partisipasi semua masyarakat. Kritik solutif, saran dan ide tentunya akan membantu keberlanjutan pembangunan menuju Bengkulu yang lebih baik lagi,” ucap Sekretaris Daerah Nopian Andusti saat sampaikan sambutan Plt Gubernur Rohidin Mersyah.

Saat ini, lanjut Sekda Nopian, Pemprov Bengkulu terus berupaya mengejar target pembangunan segala sektor. Sektor ekonomi misalnya, salah satunya yakni upaya mewujudkan Kawasan Ekonomi Khusus Pulau Baai. Kemudian sektor pariwisata, Pemprov juga mendorong Festival Tabut menjadi event pariwisata nasional.

“Termasuk mengembalikan kepercayaan publik dalam pengelolaan birokrasi pemerintahan, di bawah kepemimpinan Rohidin Mersyah LHP BPK tahun lalu mendapatkan opini WTP. Ini semuanya merupakan semangat bersama membangun Bengkulu. Semoga kebersamaan ini selalu terjaga,” tutur Sekda.

Pagelaran seni budaya dalam silaturahmi masyarakat bengkulu se-Jabodetabek itu dinilai sebagai pengobat rindu sekaligus menjadi rangkaian acara menyambut ulang tahun emas 50 tahun Provinsi Bengkulu. Menurut ketua komite peringatan 50 tahun Bengkulu, Laksamana TNI Dr Faisal, Bengkulu mempunyai karakter sejarah yang unik. Selain perjalanan kisah pendudukan Inggris hingga tempat pengasingan Bung Karno, Bengkulu juga melahirkan sang penjahit Bendera Pusaka.

“Kita melalui Kemenhan akan mencoba mendorong menjadikan budaya menjahit Bendera untuk upacara kemerdekaan RI dilakukan oleh ibu negara, dan dilakukan di Bengkulu. Ini akan menjadi media yang baik untuk mengingat sejarah sekaligus semangat nasionalisme,” kata Faisal.

Wujud mencintai Bengkulu, tambahnya, peringatan usia emas juga akan digelar di Jakarta. Rencananya tahun ini, akan digelar upacara bendera di pelataran Monas. Hal itu dikatakan Faisal untuk kembali menegaskan sejarah emas Monas yang juga berasal dari Bengkulu.

Dalam kesempatan tersebut hadir tokoh-tokoh dari Bengkulu seperti Sudirman Ail, anggota DPR RI Dewi Choryati, juga Elfa Hartati serta masyarakat segala usia. Selain Pagelaran Budaya, tak tertinggal menu yang disajikan juga khas Bengkulu. (Jml)

 

Sharing is caring!

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 × 3 =