BEI Bengkulu Ajak Masyarakat Mempunyai Saham

Bengkulu, BM – Setelah diaktifkan kembali oleh Pemerintah Republik Indonesia 41 tahun silam, Pasar Modal Indonesia mulai berkarya menghadapi tantangan di era ekonomi digital saat ini.

Untuk itu, Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Bengkulu yang merupakan salah satu lembaga di Pasar Modal, dalam rangka merayakan HUT ke 41 pasar modal mengajak masyarakat untuk bisa lebih melihat bahwa pasar modal bukan lagi sesuatu yang mewah.

“Hal inilah yang perlu kita sadarkan pasar modal bukan hanya untuk orang-orang yang tajir, melainkan sudah bisa dijangkau oleh masyarakat bengkulu khususnya dan masyarakat indonesia umumnya sudah bisa memulai mempunyai saham perusahaan sendiri dengan modal minimal Rp 100.000,” ungkap Bayu Saputra.   

Bayu menjelaskan antusias masyarakat terkait pasar modal dan keinginan mempunyai saham sendiri dari tahun ke tahun terus meningkat, hal terbukti dua tahun sebelum adanya Kantor perwakilan BEI di Bengkulu jumlah masyarakat yang mempunyai saham hanya sekitar 800 investor.

“Kalau sekarang sudah  sekitar 220.000 dan ini sangat signifikan sekali penambahan jumlahnya, dalam waktu sekitar dua tahun. Ini membuktikan masyarakat bengkulu mempunyai uang, tetapi mereka masih bingung mau diinvestasikan kemana. Nah, yang menjadi ketakutan kita masyarakat banyak tergiur dengan investasi bodong yang tidak diawasi oleh OJK. Untuk itu, dengan kehadirannya pasar modal bursa efek ini kami berharap masyarakat tidak ketipu lagi dengan investasi bodong, melainkan bisa berinvestasi yang lebih aman dan legal seperti pasar modal ini,” tutupnya.(CW1)     

Sharing is caring!

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fourteen + 13 =