Rohidin Mersyah: Ilmu Bisa Mengubah Masa Depan dan Peradaban

Bengkulu, BM – Upaya menciptakan generasi milenial Bengkulu yang berkualitas dan berdaya saing tinggi, Pemda Provinsi Bengkulu bekerjasama dengan salah satu Portal Berita Online dan Forum Dangau Datuk, gelar Sosialisasi Kuliah Mandiri ke Luar Negeri. Acara yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Sekretariat Provinsi Bengkulu, Selasa (28/08) ini, menghadirkan narasumber 5 orang mahasiswa yang saat ini tengah menimba ilmu di Negara Jerman dan Inggris.

Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. Dikatakannya sosialisasi seperti ini sangat tepat disampaikan kepada para siswa SMA Sederajat di Kota Bengkulu, sehingga semakin semangat belajar untuk meraih cita-cita. Apalagi kuliah ke luar negeri hingga saat ini masih sangat menggiurkan dikalangan remaja.

Lebih lanjut Rohidin Mersyah yang merupakan lulusan terbaik UGM dan IPB tersebut, menjelaskan, dengan ilmu orang bisa mengubah masa depan dan peradaban.

“Ilmu itu merupakan barang ajaib. Ibaratnya kalau kita punya harta banyak kita akan repot untuk menjaganya. Tapi kalau punya ilmu banyak, dia (ilmu) yang akan mengamankan dan menjaga kita,” ungkap Rohidin Mersyah.

Hal senada juga disampaikan Hermen Malik selaku penggagas Program Bintang Menjemput Bintang (BJB). Menurutnya, yang perlu dilakukan oleh generasi milenial atau generasi Z bangsa ini, khususnya para pemuda Bumi Rafflesia adalah menkonstruksi ilmu (contruction knowledge), bukan hanya menerima ilmu (transform knowledge).

Karena terangnya, di negara-negara besar seperti di negara Jerman dan Inggris, para pelajar disana saat ini lebih banyak melakukan penelitian atas beberapa ilmu yang didapat. Sehingga, ilmu-ilmu terapan yang berhasil dikolabirasikan menjadi pengetahuan baru untuk menciptakan faktor pendorong majunya teknologi dan peradaban.

“Jadi dengan program ini, anak-anak Indonesia khsusnya di Bengkulu harus bisa menkonstruksi yang dipelajari untuk pembangunan negeri ini, yang sangat berbeda dengan pembangunan di negara-negara eropa,” papar Hermen Malik yang juga merupakan Bupati Kaur 2010-2015 tersebut.

Disampaikan Ketua Panitia Pelaksana Sosialisasi Kuliah Mandiri ke Luar Negeri Peri Sapran Ediwijaya, dengan menggandeng 5 orang mahasiswa terbaik Provinsi Bengkulu yang saat ini belajar di Jerman dan Inggris, dirinya mengklaim hal ini bisa memberikan warna baru bagi dunia pendidikan di Bengkulu.

“Program BJB memberikan kesempatan kepada putra – putri terbaik Provinsi Bengkulu dari berbagai latar belakang ekonomi untuk kuliah ke luar negeri,” ungkap Peri Sapran.

Selain itu, Peri juga memaparkan tujuan acara sosialisai ini, jelas untuk meningkatkan motivasi belajar dan motivasi juang anak-anak usia sekolah di provinsi Bengkulu.

“Lima orang anak-anak terbaik kita, telah membuktikan mereka mampu kuliah dan sekaligus berprestasi di kampusnya. Jadi tidak benar kita ini bangsa yang tidak cerdas, kita cerdas dan mampu bersaing. Kami yakin masih banyak anak-anak berpotensi di luar sana, dengan acara ini, semoga semakin banyak anak – anak kita yang kuliah ke luar negeri,” tutupnya. (Rn).

Sharing is caring!

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

6 − 5 =