12 Orang Saksi Kembali Dipanggil Polisi dalam Kasus KAS

0
327
Foto : Police Line masih terpasang di Kawasan KAS di Desa Pogung Jurutengah, Bayan, Purworejo (Hery Priyantono)

PURWOREJO, BMonline – Penyidik Polda Jateng terus melengkapi berkas pemeriksaan terkait dengan kasus Keraton Agung Sejagat (KAS) yang kini sedang dalam proses hukum.

Kamis (30/01/2020) sore, sebanyak 12 orang yang terdiri dari saksi dan saksi korban tampak dipanggil oleh polisi di Mapolsek Bayan, Purworejo.

Wartawan BM Online berusaha mengumpulkan informasi, diperoleh keterangan bahwa para saksi dan korban memang dipanggil untuk keperluan tanda tangan berkas acara pemeriksaan.

“Tidak ada pemeriksaan saksi, kok. Cuma tanda tangan berkas. Dan itu dilakukan oleh Polda Jateng, kami hanya ketempatan lokasinya saja,” ucap Kapolsek Bayan, Iptu Sarbini, saat dikonfirmasi, petang tadi.

Foto : Salah satu saksi saat diperiksa di Mapolres Purworejo, beberapa waktu lalu. (Hery Priyantono)

Para saksi dan korban dikumpulkan sekitar pukul 15.00 WIB dan tak berselang lama mereka kembali ke rumah masing-masing.

“Hanya ada dua penyidik Polda Jateng yang datang. Hanya minta tanda tangan saja kok,” sergah Sarbini.

Terpisah Kades Pogung Jurutengah, Slamet Purwadi, membenarkan bahwa dirinya dan beberapa warga desanya serta beberapa pengurus KAS diundang polisi di Polsek Bayan.

“Kami hanya dimintai tanda tangan berkas pemeriksaan kok. Tidak ada kegiatan lain. Dan waktunya sangat cepat,” jelas Slamet Purwadi.

Hingga hari ini polisi masih menetapkan dua tersangka dalam dugaan kasus KAS. Status tersangka sudah dijatuhkan kepada Toto Santoso (42), sebagai Raja KAS, dan Fanny Aminadia (43), sebagai Ratu KAS.

Keduanya dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan Pasal 14 UU 1/1946 tentang Penyebaran Informasi Bohong yang dapat meresahkan masyarakat.

Bekas Lokasi KAS sendiri, hingga berita ini dibuat juga masih di garis polisi dan masyarakat dilarang memasuki kawasan KAS. (Hery Priyantono)

Penulis : Hery Priyantono

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here