RSUD M Yunus, Tingkatkan Layanan Dengan Sistem Berbasis IT

0
45
Peresmian Pusat Pelayanan Administrasi Terpadu Rumah Sakit

Bengkulu, BM – Dalam peresmian PPATRS dan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Antara RSUD M. Yunus Bengkulu dengan Bank Bengkulu tersebut, juga tampak hadir Komisaris Utama Bank Bengkulu Ruslan Riza, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bengkulu Yan Syafri, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu Parial serta jajaran pejabat dan staff RSUD M Yunus dan Bank Bengkulu.

Demi terus memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat, pihak manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M Yunus Bengkulu kini kian meningkatkan layanan, seperti halnya layanan administrasi yang telah beralih menggunakan sistem IT. Peningkatan pelayanan administrasi ini merupakan hasil kerjasama pihak RSUD M Yunus dengan Bank Bengkulu.

Wakil Direktur (Wadir) Umum dan Keuangan RSUD M Yunus Bengkulu Mariani mengatakan, dengan peralihan layanan administrasi menggunakan sistem IT ini, masyarakat tidak perlu repot lagi untuk mengurus administrasi pembayaran. Selain itu, dengan diaplikasikannya sistem IT tersebut resiko keuangan juga bisa diminimalisir.

“Tidak ada lagi yang namanya manual karena semua kita sudah pakai IT. Jadi tidak ada lagi yang namanya disana penarikan disini penarikan. Termasuk jika ada keluarga pasien yang mau melakukan pembayaran cukup di rumah sakit dan tidak perlu antri lama,” jelas Wadir Umum dan Keuangan RSUD M Yunus Bengkulu Mariani, usai Peresmian Pusat Pelayanan Administrasi Terpadu Rumah Sakit (PPATRS) dan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama dengan Bank Bengkulu tentang Peningkatan Layanan Terpadu Loket Tunai dan Non Tunai Di Lingkungan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD M Yunus Bengkulu, Rabu (11/01/2016).

Hal senada juga disampaikan Direktur Utama (Dirut) Bank Bengkulu Agusalim. Menurutnya, dengan kerjasama antara Bank Bengkulu dan RSUD M Yunus dalam hal administrasi keuangan jelas akan mempercepat pelayanan terhadap pasien. Selain itu, mitra kerja rumah sakit tidak perlu lama untuk mengurus administasi dan bisa memangkas biaya transfer jika melalui Bank Pemerintah Daerah (BPD), serta pegawai rumah sakit pun tidak perlu keluar jika ingin melakukan transaksi tunai atau non tunai.

“Kalau dilakukan dengan bank daerah yang telah kerjasama, maka semua mitranya menjadi satu kesatuan. Itu akan meringankan ongkos sama waktu, sehingga kecepatan pelayanan semakin baik dan terjangkau,” jelas Dirut Bank Bengkulu Agusalim.

Dilain pihak, Plt Sekda Provinsi Bengkulu Sudoto meminta manajemen RSUD M Yunus Bengkulu untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Lantaran hal ini sesuai dengan salah satu visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu yakni Bengkulu Sehat.

“Dengan adanya sistem administrasi berbasis IT ini, kita berharap pelayanan kesehatan RSUD bisa semakin baik kedepannya. Terlebih Bengkulu Sehat menjadi salah satu konsen utama pemerintah daerah,” jelas Plt Sekda Provinsi Bengkulu Sudoto.(MC/D12)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

sixteen − one =