Dedy Wahyudi Ajak Seluruh OPD Sama-sama Atasi Masalah Kemiskinan

0
131

Bengkulu, BM – Soal verifikasi dan validasi data terpadu penanganan Fakir Miskin dan Orang Tidak Mampu Kota Bengkulu Wakil Wali Kota (Wawakot) Bengkulu Dedy Wahyudi mengumpulkan seluruh Camat dan Lurah se-Kota Bengkulu, di ruang Hidayah Kantor Wali Kota Bengkulu, Kamis (4/4).

Seperti diketahui sebelumnya saat Musrenbang lalu tingkat kemiskinan Kota Bengkulu terbilang cukup tinggi. Yakni mencapai 19,8%. Bahkan dianggap sebagai ‘beban’ provinsi dalam mengatasi kemiskinan.

“Apa benar kerja pemerintah selama ini tidak ada hasil bahkan mengalami penurunan, padahal program pemerintah selama ini cukup baik,” kata Wakil Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi.

Wawakot juga menegaskan bahwa bila ada masyarakat yang tidak masuk pada kriteria miskin tapi masih mengaku miskin akan ditindaklanjuti oleh pihak Kepolisian.

“Kalau ada masyarakat tidak miskin tapi mengaku miskin nanti pihak kepolisian akan membantu bapak ibu,” tegasnya kepada Camat dan Lurah yang hadir.

“Kita bukan membatasi bagi masyarakat yang menerima bantuan tapi penerima bantuan punya kriteria tersendiri,” sambungnya.

Ia juga meminta keseriusan Camat dan Lurah untuk membantu Dinas Sosial untuk mendata ulang terkait penduduk miskin Kota Bengkulu.

“Memang leading sektornya di Dinas Sosial tapi Camat dan Lurah lah yang menjadi ujung tombak,” pintanya.

“Kita harus fokus untuk menyelesaikan masalah ini. Untuk itu, kita perlu kerja sama bahkan tingkat RT karena mereka lebih mengetahui warganya,” lanjutnya.

Dedy Wahyudi juga memberikan solusi untuk warga kota yang benar-benar miskin menurutnya, Pemerintah Kota Bengkulu tidak main-main dalam menekan angka kemiskinan Kota Bengkulu.

“Kalau miskin punya rumah tidak layak huni kita akan bantu dengan bedah rumah, tidak punya aliran listrik kita sediakan listrik, miskin air bersih kita punya PDAM serta lainnya,” ungkap Wawakot.

“Sumber permodalan kita bantu dengan KURS ataupun Samisake,”sambungnya.

Ia juga berharap keikutsertaan Kepala OPD Kota Bengkulu untuk ikut berperan aktif dalam mengatasi kemiskinan Kota Bengkulu.

“Jadi ini juga harus kerjasama semua OPD agar angka kemiskinan kita benar-benar turun,” Harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu mengungkapkan bahwa untuk memverifikasi data masyarakat miskin juga akan melibatkan pihak berwajib guna keabsahan data.

“Kita sudah MoU dengan Kapolri untuk masalah data. Jadi saya berharap nantinya jangan sampai Camat atau Lurah berurusan dengan pihak berwajib gara-gara data,” terang Syahrul Tamzi. (BM/SM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here