10 Juni, Planet Jupiter Bisa Dilihat dari Bumi dengan Mata

10 Juni, Planet Jupiter Bisa Dilihat dari Bumi dengan Mata
10 Juni, Planet Jupiter Bisa Dilihat dari Bumi dengan Mata

Bengkulu, BM – Hari Ini 10 Juni, Planet terbesar sistem tata surya ini akan terlihat jelas. Pecinta astronomi bakal dimanjakan dengan fenomena langka di bulan Juni. Di bulan ini, planet Jupiter akan terlihat lebih terang.

Planet Jupiter terkenal dengan pancaran cahaya terangnya. Jupiter akan mencapai posisi terdekatnya dengan Bumi tahun ini. Konfigurasi ini dikenal sebagai oposisi, karena matahari berhadapan langsung dengan planet di langit.

Saat hal tersebut terjadi, planet mencapai ketinggian tertinggi sekitar tengah malam. Namun, untuk posisi tertinggi ini, mungkin akan mengalami sedikit kesulitan bagi banyak pengamat di Utara.

Dari London, Jupiter hanya memuncak pada ketinggian 15 derajat. Sehingga, para astronom atau pengamat yang ingin melihat langsung membutuhkan cakrawala yang jelas untuk melihat planet yang bersinar terang ini.

Sebelumnya, NASA telah mengungkap bahwa Jupiter merupakan planet terbesar di sistem tata surya ini.

“Planet terbesar sistem tata surya ini akan terlihat seperti permata yang indah dan terang walau dengan mata telanjang, tapi akan terlihat fantastis melalui teropong atau teleskop kecil, yang akan memungkinkan Anda untuk melihat empat bulan terbesarnya,” tulis badan ruang angkasa ini di laman resminya.

Planet Jupiter yang merupakan terbesar dalam tata surya ini akan terlihat dengan lebih terang pada 10 Juni 2019 mendatang ketika planet ini mencapai oposisinya ketika Jupiter, Bumi, dan matahari berada dalam satu garis lurus.

Meski demikian, di bulan ini tak cuma Jupiter saja yang bakal terlihat tapi juga ada fenomena lainnya. NASA menetapkan sepanjang bulan sebagai bulan yang penuh fenomena astronomi.

Dari tanggal 14 sampai 19 Juni, Anda bisa melihat ‘susunan indah’ bulan, Jupiter, dan Saturnus yang berubah setiap malam saat bulan mengorbit bumi.

“Ketika Anda sedang mengagumi trio ini, Anda akan melihat sebuah pergerakan yang rapi hanya hanya dengan memperhatikan pergerakan bulan dari malam ke malam.” (MS)

Sumber : CNN Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

18 − nine =