Yayasan Al-fatihah Akan Gerakan Pemuda Ekonomi Kreatif di Bengkulu

Bengkulu, BM – Melihat lapangan kerja di Provinsi Bengkulu yang semakin sempit, Yayasan Al-fatihah Bengkulu mulai menyoroti soal ekonomi kreatif.

Ketua Yayasan Al-fatihah Bengkulu Muhammad Iqbal berinisiasi untuk memulai menggerakan kegiatan ekonomi kreatif di Kota Bengkulu.

“Pemuda sebagai penggeraknya, kita tau dengan berwirausaha sebagai salah satu alternatif lapangan kerja selain PNS di Provinsi Bengkulu ini,” kata Iqbal, di RM Kalasan Bengkulu, Minggu (16/6/2019).

Di Bengkulu UMKM sudah mulai tumbuh, jika hanya berpangku pada profesi PNS saja bisa-bisa ekonomi di Bengkulu stagnan. Sebagai pemuda harusnya menjadi pelopor dalam menciptakan lapangan kerja.

“Kami ada lahan, yang bisa diolah menjadi tempat petenakan ayam petelur, kambing, ikan, dan juga pembuatan pupuk. Untuk menumbuhkan semangat berwirausaha tentunya dibutuhkan niat serta kemauan terlebih dahulu,” tambahnya.

Pemuda haruslah terus melakukan inovasi untuk menjadi bagian dari membangun pertumbuhan ekonomi khususnya di Bengkulu ini.

“Sebagai langkah awal mari kita memantapkan niat dan kemauan serta bersama-sama untuk menciptakan lapangan kerja tersebut,” sampai Iqbal yang juga merupakan aktivitis ini.

Nantinya, akan dibuat kelompok pemuda mandiri. Jika berhasil nanti apapun yang diinginkan dalam jangka panjang kedepan bisa dicapai.

“Pemuda harus mulai membangun langkah kedepan, seperti membangun usaha secara bersama-sama yang akan kita galakkan ini dengan salah satu tujuannya untuk menyejahterakan ekonomi keluarga khususnya,” ujarnya.

“Tinggal lagi kemauan para pemuda mau atau tidak melakukan perubahan dalam segi perekonomian ini,” tutupnya. (BM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

9 − 4 =