Pesatnya Pertumbuhan Industri Perumahan Dorong Kemajuan Ekonomi Bengkulu

BENGKULU, BMO – Dalam beberapa tahun ini pertumbuhan idustri perumahan di Provinsi Bengkulu maju sangat cepat. Tentunya, ini merupakan suatu keberhasilan Pemerintah Provinsi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat Bengkulu, sehingga menjadi lebih besar dan bersinergi untuk mendorong kemajuan perekonomian daerah.

Dikatakan Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, bahwa hal tersebut perlu ditingkatkan agar memberikan manfaat bagi masyarakat dan dapat memberikan kemajuan daerah dalam bidang ekonomi.

“Sejauh ini, kinerja REI sangat memberikan manfaat bagi masyarakat Bengkulu dan tidak kalah pentingnya memperhatikan hak masyarakat. Rumah adalah kebutuhan dasar kita, didalamnya terdapat energi yang kuat walaupun itu rumah sederhana, jika nyaman indah, dan bersih kita betah untuk menempatinya,” ujarnya usai membuka Musda DPP Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Bengkulu ke IX Tahun 2019 di Grage Horizon Hotel, Senin (24/6/2019).

Lebih lanjut, Rohidin berpesan para pelaku pengembang industri perumahan (developer) untuk memperhatikan lokasi perumahan, sesuaikan Detail Engginering Desain (DED) tata ruangnya serta pastikan dokumen administratifnya legal agar kedepan tidak muncul masalah.

“Semoga pengurus DPD REI Bengkulu yang baru nantinya membuat program kerja yang lebih produktif. Penentuan lokasi pembangunan perumahan perlu harmonisasi terhadap lingkungan, agar terkesan tidak asal bangun.

Perhatikan sistem drainase, bagi perumahan yang lokasinya rawan agar kendala banjir tidak kembali melanda,” ujarnya.

Sedangkan, Ketua DPD REI Bengkulu Taman menyampaikan atas nama organisasi berjanji akan menindak lanjuti apa yang disarankan Gubernur Bengkulu soal tata ruang dalam pembangunan perumahaan untuk masyarakat.

Sehingga diharapkan bisa terhindar dari hal yang tidak diinginkan, seperti bencana alam banjir dan lain sebagainya.

“Kita juga minta Pemda menetapkan tata ruang yang diperbolehkan dan tidak dalam membangun perumahan. Dengan adanya tata ruang tersebut, kita mengetahui lokasi yang layak dan tidak dalam membangun perumahan,” tutupnya.(ADV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

one × 5 =