OJK Bengkulu Akan Launching Kegiatan Inklusi Keuangan 10.000 Polis Asuransi Pelajar

Bengkulu, BM – Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bengkulu menggelar ngopi bareng media ngobrol kreatif dan positif bahas soal rencana launching kegiatan inklusi keuangan di Bumi Rafflesia dengan 10.000 Polis Asuransi Pelajar.

Kegiatan tersebut akan digelar pada tanggal 30 September mendatang di Halaman Gedung Daerah Balai Raya Semarak Rumah Dinas Gubernur Bengkulu.

Kepala OJK Provinsi Bengkulu Yusri mengatakan launching kegiatan 10.000 polis asuransi pelajar guna memperkenalkan kepada pelajar soal inklusi keuangan.

“Kita mengajak pelajar bengkulu untuk berasuransi, hal ini berdasarkan hasil survei tahun 2016 inklusi keuangan dan literasi keuangan di Provinsi Bengkulu relatif masih rendah,” bebernya, di Halaman Belakang Kantor OJK Provinsi Bengkulu, Kota Bengkulu, Rabu (18/9/2019).

Tahun 2019 pemerintah menargetkan inklusi keuangan secara nasional yang sebelumnya 67,82 persen tahun ini naik menjadi 75 persen.

“Kegiatan ini merupakan upaya meningkatkan pemahaman masyarakat soal inklusi keuangan. Ini juga kegiatan besar bisa dikatakan skala nasional maka OJK Bengkulu meminta agar untuk gaung kegiatan ini bisa disiarkan ke seluruh Indonesia,” pintanya.

10.000 polis asuransi pelajar tersebut diikuti sebanyak 19 SMA/SMK baik negeri maupun swasta di Kota Bengkulu.

“Untuk preminya sebesar Rp 20.000 dan untuk kartunya seperti kartu pelajar, ini murni adalah kemauan dari siswa itu sendiri untuk yang tidak mampu belum kita masukkan,” ucapnya.

Soal klaimnya, untuk siswa yang meninggal mendapatkan Rp 5 juta, cacat tetap Rp 10 juta dan Rp 1 juta untuk sakit yang dirawat inap.

“Ini juga untuk melatih siswa bisa memprotek dirinya lewat asuransi. Untuk itu, mari kita sukseskan program pemerintah soal inklusi keuangan dan literasi keuangan,” tambahnya.

Perlu diketahui, Inklusi keuangan ini adalah keadaan setiap orang memiliki akses yang baik dan efektif pada berbagai produk keuangan. Dengan adanya inklusi keuangan ini pula, diharapkan setiap lapisan masyarakat memiliki akses yang setara dalam penggunaan uang sekaligus dapat menggunakan dan memanfaatkan setiap layanan serta teknologi yang ada dengan baik.

Kegiatan inklusi keuangan 10.000 polis asuransi pelajar diikuti 5 pihak asuransi yaitu, ACA, Jiwa Syariah Al-Amin, Bumida, Jasa Raharja Putra, dan Jasindo. Lima asuransi tersebut juga rencananya akan menyiapkan gratis premi untuk siswa berprestasi, siswa tidak mampu, dan guru-guru yang peduli soal inklusi keuangan. (BM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

nineteen − seven =