18 Hari Hilang, IRT Warga Desa Pasar Pedati Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun Sawit

Benteng, BM – Seorang Ibu rumah tangga (IRT) Nurian (71) warga Desa Pasar Pedati, Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) ditemukan sudah tidak bernyawa disalah satu kebun sawit milik warga setempat, Selasa (08/10/2019) siang.

Jasad Nurian tersebut pertama kali ditemukan oleh Nanang (37) dan Imam (24) sewaktu hendak memanen buah sawit di kebun milik Aprian.

Mengetahui hal itu, kedua saksi mata yakni Nanang dan Imam langsung melaporkan penemuan tersebut kepada keluarga korban. Tak berselang lama anggota Polsek Pondok Kelapa, tiba dilokasi dan langsung melakukan olah TKP kemudian, jasad korban dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.

“Awalnya saya dan imam hendak mengecek dan memanen buah sawit milik aprian, tapi setiba di lokasi kami melihat sesosok jasad manusia dengan posisi badan tertelungkup dibaluti daster berwarna biru,” ujar Nanang.

“Dikarenakan kondisi korban sudah tak utuh, kami melaporkan kejadian ini kepada anak korban untuk memastikan apakah jasad tersebut merupakan anggota keluarganya yang hilang beberapa waktu lalu apa bukan,” jelas Nanang.

Terpisah, Kapolres Bengkulu Utara (BU), AKBP Ariefaldi Warganegara melalui Kapolsek Pondok Kelapa Iptu Budimansyah, S.Sos mengatakan, korban diketahui hilang oleh pihak keluarga sejak beberapa minggu lalu.

“Menurut keterangan pihak keluarga korban dinyatakan hilang selama 18 hari. Namun pihak keluarga tidak melaporkan kehilangan anggota keluarganya kepada pihak kepolisian dengan alasan bahwa korban sering tidak pulang dan kembali lagi sendiri ke rumah,” kata Budimansyah.

Sementara itu, untuk mengetahui secara pasti meninggalnya korban, pihak kepolisian segera mendatangkan tim medis untuk dilakukan autopsi. (BM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

6 + 11 =