Diduga Ada Penyimpangan di SDN 1 Ratu Abung Terkait Bantuan Rehap

0
6

Lampung Utara – Rehab kelas Sekolah Dasar Negeri 01 Ratu Abung Kecamatan Abung Selatan Kabupaten Lampung Utara mendapat jatah 3 lokal, Namun dikerjakan untuk 4 lokal, Kamis (24/10/2019).

Pasalnya, saat awak media mencoba menyambangi SDN 01 Ratu Abung, salah satu sekolah dasar yang kebetulan penerima bantuan DAK atau swakelola. Terdapat pekerjaan Rehab ruang kelas yang menggunakan dana DAK 2019 dengan memakan dana sebesar Rp. 241.566.800.00.

Namun anehnya, dari data yang di proleh awak media, dana sebesar itu semestinya digunakan oleh SDN 01 Ratu Abung untuk rehab kelas sekolah sebayak 3 lokal saja. Namun saat terpantau oleh tim media, disana terdapat pekerjaan rehab kelas sebayak 4 lokal.

Saat dilokasi, Tim menemui para pekerja. Namun para pekerja tersebut tidak tahu – menahu tentang lokal tersebut.

“Kami bekerja saja pak, dan kami dari Kabupaten tetangga, Lampung Tengah, jadi kami tidak tau apa apa. coba Tanya aja pak kecit, yang menyuruh kami bekerja, kebetulan dia tidak datang hari ini coba hubungi nomor ponselnya,” kata pekerja.

Selanjutnya tim menghubungi Kecit, saat di komfirmasi kecit mengaku dia hanya di suruh oleh (I) untuk mengawasi pekerjaan Saja. “Sebenernya lilis menyuruh yang bekerja, orang dekat lingkungan sekolah, di kernakan mereka ada acara, jadi memakai Tenaga kerja dari kabupaten tetangga lampung tengah,”imbuh Kecit.

Dikarnakan Di buru Oleh lilis sebagai kepala sekolah, kata Kecit, dirinya hanya di percaya oleh (I) untuk mecatat jumlah para pekerja, berapa yang masuk dan tidak masuk. Kalau ada yang kurang dirinya di suruh laporan kepada kepala sekolah.

“Masalah besi, saya memakai besi ukuran sepuluh, bukan merek SNI (Standar Nasional Indonesia). Di karnakan besi 10 yang bermerek SNI tidak ada atau susah. Kalau masalah pondasi bawah, saya tidak memakai pondasi, menurut saya COR tanam lebih kuat dari pondasi,” tutupnya.

Penjelasan Kecit berbeda dengan tukang yang bekerja, dimana tukang menjelaskan, besi yang di pakai, baik untuk tiang maupun COR Balok itu memakai besi 8.

Pelaksanaan pengadaan rehabilitasi sekolah wajib mengacu pada perpres nomor 54 tahun 2010 karena yang digunakan adalah anggaran APBN. Hal ini tertuang pada pasal 2 perpres 54/2010 yaitu, pengadaan barang/jasa dilingkungan dinas yang pembiayaanya baik sebagian atau seluruhnya bersumber dari APBN/APBD.

Khusus swakelola, dijelaskan pada pasal 26 ayat 1 perpres 54/2010 yaitu Swakelola merupakan kegiatan pengadaan barang / jasa dimana pekerjaanyan direncanakan, dikerjakan dan/atau diawasi sendiri oleh dinas sebagai penanggung jawab anggaran, instansi pemerintah.

Namun ada Beberapa oknum Kepala sekolah yang ada di kabupaten Lampung Utara masih menentang Undang-undang yang telah ditetapkan dia atas.

Sampai berita ini di terbitkan oleh media ini, kepala sekolah Lilis tidak dapat di komfirmasi atau dijumpai di sekolah, menurut salah satu guru yang di temui ,”ibu kepala sekolah tidak masuk di karnakan suaminya sakit,”pungkasnya. (Yudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

sixteen − 9 =