KAPOLSEK RUNDING EVAKUASI MAYAT HANYUT DISUBULUSSALAM

0
42

Subulussalam – Sesosok mayat laki-laki ditemukan mengapung di sungai Lae Souraya Jumat (1/11).

Awalnya pagi tadi, masyarakat Suka Maju kecamatan Sultan Daulat dihebohkan dengan terlihatnya sesosok mayat yang hanyut di sungai Lae Souraya.

“ada masyarakat yang hendak mengambil mayat itu namun derasnya arus sungai sehingga tak berhasil” kata andong Maha saat dikonfirmasi.

Tak berselang lama, video penampakan sosok mayat yang hanyut mengikuti arus sungai Souraya itu pun beredar luas di media sosial, Facebook, Grup WhatsApp serta YouTube.

mendengar informasi itu, jajaran Polsek Rundeng langsung turun dan menelusuri keberadaan mayat tersebut yang diperkirakan sudah sampai ke hilir sungai Souraya kecamatan Rundeng Subulussalam.

“Hari ini, sekira pukul 09.00 wib telah di dapat informasi dari warga bahwa ada sesosok mayat yang hanyut di aliran sungai Lae Souraya dan setelah di lakukan pencarian dan penelusuran di aliran sungai Lae Souraya dan sekira pkl 11.50 wib terlihat sesosok mayat yg hanyut di aliran sungai Lae Souraya wilayah desa Lae mate Lama. Selanjutnya Kanit Intelkam Polsek Rundeng Aipda Alfi Yusri dan Masyarakat serta pihak keluarga korban menggiring mayat tersebut ke pinggir sungai dan menunggu proses evakuasi” kata Kapolsek Rundeng Ipda Mulyadi

selanjutnya kata Kapolsek Rundeng Ipda Mulyadi, ia bersama anggotanya serta keluarga korban datang untuk melakukan evakuasi mayat tersebut dan selanjutnya di bawa ke RSUD kota Subulussalam guna dilakukan pemeriksaan dan visum terhadap mayat tersebut.

menurut keterangan Kapolsek Mulyadi, saat ditemukan, kondisi mayat tersebut sudah membengkak, tidak menggunakan pakaian, kepala bagian belakang terdapat luka, Tingginya kira-kira 165 CM, Kulit putih, dan posisi telungkup.

Menurut Keterangan Ahmadi salah seorang keluarga korban bahwa mayat tersebut bernama Ipnul (25 th), Agama Islam, Jenis kelamin Laki laki, pekerjaan swasta alamat desa Lawe sigala-gala kec Lawe sigala-gala kab Aceh Tenggara.

Ahmadi mengaku bahwa mayat tersebut adalah keluarga nya (Iparan) yang hilang sekitar 4 hari yang lalu di wilayah kecamatan Tanah Pinem desa Kuta buluh kabupaten dairi Sumatera Utara.

Belum diketahui apa penyebab meninggalnya Almarhum Ipnul sehingga sampai hanyut di sungai Lae Souraya.

“Belum tau persis pak, saat ini kami sudah mau berangkat membawa almarhum Ipnul ke kediamannya di Aceh Tenggara untuk disemayamkan” Kata Ahmadi via telepon seluler. (muhlis gayo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here