Banyak Kendala, KONI Lampung Minta Atlet Tetap Semangat

Bengkulu, BM – Persiapan yang kurang dalam pelaksanaan Porwil X Sumatera, menjadi catatan tersendiri bagi kontingen Provinsi Lampung.

Ketua Umum KONI Lampung, M Yusuf Barusman meminta, atlet berbagai cabang dari Lampung, tetap semangat menyelesaikan tugas mereka sebagai atlet.

“Dengan kendala yang ada, kami KONI Lampung terus mengupayakan langkah strategis mengatasi masalah yang kita hadapi di sini (Bengkulu, red),” imbuh Yusuf.

Kendala itu, terutama terkait konsumsi atlet. “Atlet butuh asupan 1.000 kalori. Tapi yang tersedia dari panitia, hanya 300 kalori,” kata Yusuf saat ramah tamah tali asih bersama awak media Lampung dan para atlet Lampung, di Rumah Makan Kampung Pesisir Pantai Panjang, Minggu (3/11/2019) malam.

Kendala konsumsi ini, akhirnya diatasi dengan menyuplai langsung makanan, yang disiapkan oleh KONI Lampung.

“Tim ahli gizi dari KONI Lampung, langsung mengatasi masalah tersebut dengan menyediakan konsumsi sendiri, untuk atlet Lampung,” jelas Yusuf kepada awak media dari Lampung, yang banyak mendapat laporan ketidaksiapan panitia Porwil X terkait konsumsi atlet mereka.

Selain kendala konsumsi, kendala lain juga dihadapi para atlet Lampung, di penginapan.

“Ada penginapan yang tidak ada airnya. Ini juga bisa merusak konsentrasi dan kenyamanan atlet,” sambung Yusuf.

Namun, kondisi itu diharapkan Yusuf, dapat dipahami para atlet. “Ini menjadi pembelajaran bagi kita, untuk siap menghadapi kendala apapun. Jadi atlet Lampung, kami harapkan tetap semangat,” ajak Yusuf.

“Mungkin tuan rumah (Bengkulu, red) punya misi sendiri. Sehingga kami mengambil langkah strategis sendiri, dengan kondisi dalam tanda kutip, di luar dugaan kami,” kata Yusuf.

Ketum KONI Lampung juga mengucapkan terimakasih kepada awak media, yang terus menjembatani KONI untuk menginformasikan kepada masyarakat.

“Kami butuh media dalam segala kegiatan KONI, terimakasih dukungannya. Jadi apapun yang terjadi di sini, kami bisa memaklumi dan maksimal dalam mengatasi kendala-kendala yang ada,” tutup Yusuf.

Acara tali asih itu sendiri, Ketum KONI Lampung memberi penghargaan untuk atlet Lampung yang berprestasi.

Salah satunya, Halimah Tusadiah yang akrab disapa Hanny, dari cabang olahraga renang. Hanny mendapat medali emas dari kelas 200 meter gaya dada.

“Besok (Senin,red) berlaga di kelas 100 meter gaya dada dan 50 meter gaya bebas. Semoga hasilnya lebih baik lagi catatan waktunya,” kata Hanny.

Hanny mengaku kaget bisa meraih prestasi di cabor renang, “Senang gitu. Gak nyangka bisa mendapat medali emas,” tukas Hanny. (MS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

fifteen + 11 =