Dhuafa Penderita Sakit Kronis Butuh Perhatian, LPD Indonesia Mendampingin

0
258
LPD indonesia DPD kota Lhokseumawe menjenguk dhuafa Penderita penyakit kronis

LHOKSEUMAWE – Terbaring lemah di atas kasur busa, sembari menatap langit-langit rumah beratapkan seng. Remaja berusia 17 tahun asal Gampong Kuta Blang, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe menahan rasa sakit yang dideritanya. T Zulfahmi putra ke tiga dari pasangan Intan Zulaikha dan T Burhanuddin, awalnya menderita penyakit usus buntu. Namun, karena tak kunjung berobat, kondisinya itu semakin parah, hingga mengalami luka di silang pencernaannya. Di rumah berukuran 3×4, berdinding papan dan lantai tanah dengan semen kasar Fahmi terbaring dalam kondisi tubuh yang sangat kurus. Kantong pembuangan juga terlihat di atas perut remaja yang harusnya masih duduk di bangku Kelas III SMK Negeri 4 Lhokseumawe itu.

Sambil duduk di samping adiknya, T Budi Suhaimi (19) menceritakan awal mula Fahmi sakit hingga terbaring di tempat tidur. Selama ini, Dia yang membiayai dan merawat adiknya baik di rumah maupun ke rumah sakit. “Adik saya sakit parah sejak awal Agustus 2019 lalu, Fahmi mengeluh kesakitan di bagian perutnya, Awalnya dokter menyangka kalau hanya menderita penyakit lambung saja,” kata Budi, yang juga merupakan tulang punggung keluarganya.

Selama ini, Budi berkerja keras untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Pasalnya, sudah belasan tahun ibu dan ayahnya bercerai. Sementara kondisi ayah saat ini mengalami stroke dan ibunya juga sakit-sakitan. Ibunya hanya berkerja sebagai penjual bunga di pemakaman, pada peringatan hari-hari tertentu saja. “Selama ini saya kerja mocok-mocok, dan mendapatkan uang Rp50 ribu per hari. Uang itu saya pakai untuk biaya pengobatan adik saya (Fahmi) dan memenuhi kebutuhan keluarga, seperti beli beras dan lainnya,” ujar remaja yang baru lulus sekolah SMA itu.

“Karena adik saya sudah tidak sanggup menahan sakit, lalu saya periksa ke Rumah Sakit. Dan di sana dokter menyebutkan kalau Fahmi menderita usus buntu, dan penyakitnya sudah parah,” tuturnya.

“Ketua DPD LPD Indonesia kota Lhokseumawe mengatakan akan terus memantau, bila ada kubutuhan hari hari mendesak akan kita bantu cari solusi nya”.

Lanjut Akmal ketua DPD kota Lhokseumawe mengharapkan para dermawan untuk ikut andil dalam membantu, apabila butuh perawatan intensif kami akan siap memfasilitasi dari rumah sehat hingga pendampingan di RS Zainal Abidin. Zulkifli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here