Komisi I Sidak RSUD Kepahiang

0
78

Kepahiang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kepahiang Melalui Komisi I melakukan peninjauan serta monitoring evaluasi sistem pelayanan terhadap pasien dibeberapa ruangan RSUD serta infrastruktur nya, Senin ( 4/11/2019 ).
Ketua Komisi I Ansori. M bersama anggotanya Taswin Nata Diningrat, Nyimas Tika Herawati dan Dwi Pratiwi Nur Indah Sari dari ( Komisi III ) melaksanakan inspeksi mendadak ke RSUD dalam rangka memantau masalah pelayanan serta infrastruktur.

Direktur RSUD Kepahiang dr. Hilman Augus Ericksen didampingi Kasi pelayanan Melani Hutabarat, S.KM, M.Kes mengajak seluruh Komisi I untuk melihat, situasi bagaimana pelayanan paramedis terhadap pasien termasuk memantau infrastruktur baik ruang rawat inap I,II dan III juga ada pembangunan baru IPRS ( sarana dan prasarana rumah sakit ), TPS medis dan gedung laboratorium.

dr. Hulman Augus Ericksen menyampaikan, mengenai tidak diperbolehkan menggunakan instalator dikarenakan ” Polusi yang dikeluarkan sangat tebal, selain itu kelayakan tempat, Alat tidak standar SNI, dan instalator ini hampir 8 bulan tidak difungsikan, alasannya ” jelas tidak dikeluarkan izin dari Kementrian Lingkungan Hidup ” tegas Hulman.

Direktur Hulman menjelaskan ” RSUD Kepahiang pada tahun 2019 telah membayar hutang RSUD Sebesar RP. 700 juta atas pembelanjaan obat – obatan tahun sebelumnya, dimana RSUD selama ini mempunyai kewajiban ( hutang ) sebesar 3,6 M diantaranya belanja Obat- obatan serta barang habis pakai ” ungkap Hulman.
Ketua Komisi I Ansori seusai sidak menegaskan hasil dari Monev dan pantauannya di RSUD Menjelaskan ” Setelah pengecekan dilokasi, apapun yang disampaikan masyarakat baik masalah pelayanan, kebersihan telah kita sampaikan, Komisi I sangat mengharapkan Direktur dan manajemennya tetap melaksanakan apa yang telah dijelaskan terutama ” pelayanan ” pasien di RSUD ” tegas An.( BM ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here