Jalinsum di Labura Rusak, Masyarakat Minta Agar Pemerintah Pusat Memperbaiki

0
237

Labuhanbatu Utara – Akibat kerusakan parah dan ditambah curah hujan deras yang terjadi sehingga mengakibatkan Badan Jalan Lintas Sumatera Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) tepatnya di Dusun Bukit Dame Desa Siamporik Kabupaten Labura, membuat Arus Lalu Lintas Macet Total.

Akibat kerusakan tersebut 1 Unit Truck bermuatan berat terperosok ditengah Badan Jalan saat melintas dan mengakibatkan sepanjang Badan Jalan antara Desa Damuli Pekan dan Desa Kongsi Enam Kabupaten Labura, terjadi antrian panjang Kendaraan Umum, baik Mobil Truck dan Mobil Pribadi hingga lebih kurang sepanjang 10 KM.

Kondisi ini juga mengakibatkan Para Supir Truk dan Kendaraan Pribadi pada mengeluh kesal. Pasalnya, aktifitas kerja maupun bisnis mereka terganggu hingga berjam – jam lamanya, karena terjebak ditengah – tengah antrian yang panjang.

Ditambah panasnya sengatan sinar Matahari, membuat mereka semakin merasa kesal, karena harus menahan panas. Sementara, maksud hati dapat mengejar waktu sesuai jam kerja dan bisnis yang telah terjadwal, harus hilang karena menunggu antrian panjang dapat diperbolehkan lewat.

“Kesal Bang, Jalannya rusak parah hingga terjebak Macet dan harus menahan panasnya terik matahari. Mau kejar waktu jadi hilang dan tak sesuai jadwal kerja lagi”, ucap salah seorang Supir Truk yang tak mau disebutkan namanya (7/11/2019)

Warga sekitar yang juga tidak mau namanya disebutkan ketika dimintai tanggapannya mengatakan, kondisi jalan tersebut rusak parah diakibatkan curah hujan yang cukup tinggi diwilayah Desa Siamporik belakangan ini.

Selain itu, tidak adanya Drainase Pembuangan Air di sepanjang Bahu Jalan Lintas Sumatera di Desa Siamporik tersebut, membuat Air Hujan menggenangi Badan Jalan dan memgakibatkan Aspalnya terkelupas.

Disamping itu, derasnya Aliran Air yang datang dari sebelah atas yang terdapat disalah satu sisi di seberang Jalan, mengelupas Aspal dan mendorong tanah Lapisan Aspal hingga mengakibatkan Badan Jalan menjadi kubangan yang dalam, sehingga membuat Kendaraan Umum harus ekstra hati – hati melintas dan membuat Arus Lalu Lintas menjadi Macet Total.

Saat ini, Pemerintah setempat telah menurunkan 1 Unit Alat Berat Eskapator untuk melakukan pengerukan, guna membuat Alur Drainase Penampungan atau Pembuangan Air agar tidak lagi menggenangi Badan Jalan, serta melakukan penutupan Lobang yang terdapat di Badan Jalan.

Selain itu, aparat Kepolisian setempat juga telah berada di lokasi Badan Jalan yang berlobang, serta juga disebar di sepanjang kemacetan yang ada, guna melakukan pengaturan Arus Lalu Lintas agar dapat normal kembali.

Warga setempat berharap, secepatnya Pemerintah membenahi kerusakan Jalan dimaksud agar lalu lintas dapat normal sedia kala. (KR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here