Mahasiswa Jangan Mudah Terkontaminasi Dengan Faham Radikal

0
94

Langsa – Mahasiswa diminta jangan mudah terkontaminasi dengan faham radikal. Karena, radikalisme menjadi isu sentral saat ini, sebab ada sebuah kekhawatiran terhadap generasi penerus rentan akan terjerumus kepada paham radikal.

Demikian hal tersebut ditegaskan
Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama IAIN Langsa Zainuddin dihadapan seratusan lebih peserta seminar nasional dengan tema “Penguatan mahasiswa dalam rangka mencegah radikalisme di Aceh” yang di gelar oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa berlangsung di gedung Laboratorium terpadu kampus setempat, Kamis (7/11/2019).

Lanjut Zainuddin, Mahasiswa harus dapat memilih dan memilah mana yang benar dan salah, mahasiswa jangan mudah terkontaminasi dengan sumber-sumber yang belum diketahui kebenarannya,”ujar Zainuddin seraya menambahkan semoga mahasiswa IAIN Langsa tidak terpapar radikalisme.

Zainuddin juga menyebutkan, kegiatan ini salah satu bentuk untuk menangkal radikalisme, sehingga mahasiswa paham cara beragama yang rahmatan Lil Al-Amin.

Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama itu juga meminta dukungan Kasubdit Sarpras dan Kemahasiswaan Kementerian Agama RI terhadap kegiatan mahasiswa di kampus tersebut.

Sementara itu , Asisten II Pemerintah Kota Langsa Iskandar, SE, M.SM menyebutkan, mahasiswa adalah pemuda yang memilki kecerdasan, dirinya berharap, kekuatan mahasiswa dapat mencegah isu-isu radikalisme yang tentunya telah dibekali pemahaman mengenai Radikalisme.

Pemko Langsa sangat mendukung kegiatan ini, karena ini menjadi isu nasional.

“Kami berharap agar mahasiswa nantinya dapat mengimplementasikan materi yang telah disampaikan oleh narasumber,”demikian tandasnya.

Sebelumnya, Ketua DEMA IAIN Langsa Muhammad Faisal mengatakan, Seminar nasional ini sudah dirancang pihaknya sudah lama, namun baru terealisasi sekarang ini.

“Even nasional ini sudah lama dirancang dan ternyata sesuai dengan visi Presiden Jokowi jilid II, semoga dengan acara ini mahasiswa dapat mengetahui mana yang haq dan bathil,”imbuhnya.

Hadir sebagai pemateri Ruchman Basori, S. Ag, M. Ag Kasubdit Sarana, Prasarana dan Kemahasiswaan Dirjen Pendis Kementerian Agama RI, Dandim 0104/Atim Letkol CZI Hasanul Arifin Siregar, S. Sos, M. Tr (Han), IPDA Idris, S. Sos. I dari Binmas Polres Langsa. (Syamsuddin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here