Berikan Santunan, Tiap Ahli Waris Dapat Rp 1,2 Juta Dari Pemkot Semarang

0
162
Foto : Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, saat sedang memberikan santunan kematian kepada ahli waris di Aula Kelurahan Jatingaleh, Senin (11/11/2019). (Intan Adisti).

SEMARANG, BM – Santunan kematian tahap II untuk tahun 2019 yang diberikan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang kepada 504 ahli waris. Setiap ahli waris diberikan santunan sebesar Rp 1,2 juta yang dicairkan pada 11-14 November 2019 ini.

Menurut Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Semarang, Muthohar mengatakan, santunan kematian ini dianggarkan dari dana APBD Kota Semarang untuk warga Kota Semarang yang masuk dalam kategori pra sejahtera.



“Santunan kematian diberikan kepada waga yang masuk dalam basis data terpadu (BDT) Pemkot Semarang. Kemudian, dibuktikan dengan KK dan KTP bahwa itu ahli waris yang meninggal,” terang Muthohar, pada Senin (11/11/2019).



Dalam pemberian santunan ini, lanjut Muthohar, untuk meringankan beban keluarga yang berduka cita atas kematian anggota keluarganya. Diharapkan, ahli waris dapat memanfaatkan santunan tersebut dengan baik.

Dia menambahkan, selain memberikan santunan kematian ini, Pemkot juga memberikan penerima bantuan iuran (PBI) bagi keluarga pra sejahtera. PBI ini merupakan kartu indonesia sehat yang dapat digunakan oleh masyarakat untuk berobat.

Pada tahap II ini, Pemkot memberikan 1.015 PBI kepada warga Kota Semarang di 16 kecamatan di Kota Semarang.

Sementara itu, Wali Kota semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, jika warga Kota Semarang meninggal dunia pihaknya juga membebaskan biaya lahan pemakaman di Pemakaman milik Pemkot Semarang.

Selama ini Pemkot berusaha memberikan berbagai progam untuk warga Kota Semarang dari mulai kehamilan hingga kematian.

“Waktu hamil, kami gratiskan biayanya sepanjang mau dirawat di kelas 3 melalui program UHC. Kemudian, setelah anak lahir biaya vaksin dan imunisasi tidak bayar,” katanya.

Tak hanya itu, memasuki usia sekolah, lanjut Hendi, warga Kota Semarang juga mendapatkan program sekolah gratis jika mereka bersekolah di sekolah negeri.

Saat ini, Pemkot Semarang juga tengah menggagas biaya sekolah gratis untuk sekolah swasta mulai TK, SD, dan SMP.

“Kalau SMA itu sudah menjadi ranah provinsi. Tapi, kalau benar-benar warga Semarang, prestasinya bagus, semangatnya tinggi, dari keluarga yang tidak mampu, kami punya beasiswa menyekolahkan hingga jenjang sarjana,” tandasnya. (IN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here