Dukung Wisata Tiga Kabupaten Wihaji Backup Infrastruktur

0
93
Foto : Bupati kabupaten Batang Wihaji dalam memberikan dukungan wisata untuk tiga kabupaten, Senin (11/11/2019). (Sukirno)

BATANG, BM – Dalam upaya mendukung wisata di tiga Kabupaten yakni Batang, Banjarnegara dan Wonosobo yang memiliki potensi wisata alam pegunungn Dieng, Pemkab Batang siap mendukung infrastruktur dan fasilitas pendukung.

“Di tahun 2020 mendatang kita tetapkan kawasan wisata dengan membangun tugu di Bandar, karena dari Kecamatan Bandar sampai dengan Desa Gerlang atau sampai perbatasan Kabupaten Banjarnegera tumbuh pesat wisata yang dikelola oleh masyarakat,” kata Bupati Wihaji saat hadir di HUT ke tiga  Wanawisata Sikembang Kecamatan Blado, Senin (11/11/2019).

Dikatakan Wihaji, Program pengembangan wisata sebagai Heaven Of Asia guna mendukung perwujudan visit Batang 2022, dimana potensi wisata alam yang ditawarkan sangat luar biasa dan banyak diminati oleh masyarakat.

“Wisata alam tidak membosankan, karena masyarakat sekarang lebih cenderung back to nature seperti Sikembang mampu menyedot 6-7 ribu pengunjung per bulan dengan harga tiket Rp 5000. Adapun wisata plus kuliner  yang berada di atasnya yakni Forest Kopi omset mencapai Rp 500  juta perbulan,” jelasnya.

Djelaskannya, letak kawasan wisata Bandar – Gerlang Kecamatan Blado sudah banyak tumbuh spot – spot wisata yang dikelola oleh desa, yang akan mampu menggerakan perekonomian dan membuka sendi – sendi ekonomi baru. Dengan didukung infrastruktur mulus,  tapi masih hanya kurang lebar sehingga bus besar belum berani masuk.

“Kedepan sebagian pembangunan kita arahkan ke kawasan wisata guna mendukung kerjasama tiga Kabupaten untuk pengembangan wisata Dieng, dan kita siap membangun infrastruktur jalan listrik dan jaringan internet dan fasilitas pendukung lainnya, yang harus di dukung semua stakeholder,” ungkap Bupati Kabupaten Batang ini.

Upaya ini, Lanjut Wihaji, untuk mendukung geliat wisata dan pertumbuhan ekonomi. Saat ini Pemkab akan menggenjot pembangun infrastruktur jalan dengan total anggaran mencapai Rp 73 miliar. Nilai anggaran belum mampu mengcover semua jalan karena panjang jalan kabupaten Batang ada 503 kilometer.

“Untuk perbaikan jalan sepanjang 12 km, yaitu jalan Bandar-Batur Kabupaten Banjarnegara akan menghabiskan anggaran  sebesar 2,5 miliar, dan selesai pengerjaan September lalu,” paparnya.

Senada, Administator KPH Pekalongan Joko Santoso mengatakan, perkembangan wanawisata Sikembang selama tiga tahun ini sudah cukup baik dan mampu menyedot pengunjung, namun demikian kalau dibanding dengan Srambang Park Ngawi Jawa Timur omsetnya sangat jauh  tertinggal.

“kita tidak membandingkan, namun sebagai motifasi kita lebih baik lagi kedepannya  dalam pengelolaan, karena pendapatan Perhutani hampir Rp 1,5 miliar pertahun, itu 30 persen, dan disini hanya Rp 60 juta,” pungkasnya. (Sukirno).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here