Tubuh Tergilas Mesin Roll, Karyawan PT ASM Tewas Seketika

0
449
Foto : Petugas yang sedang melakukan vakuasi jenazah karyawan PT ASM Tengaran yang tergilas mesin roll di tempat kerjanya pada senin sore (11/11/2019) kemarin. (Dhani Khotibul Umam).

TENGARAN, BM – Kecelakaan kerja terjadi di salah satu pabrik di Kabupaten Semarang, korban diduga kurang berhati-hati saat bekerja, Korban bernama Muhamad Adji Massaid (20), warga Dusun Gompyong, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Korban dalam kondisi yang mengenaskan.

Korban Muhamd Adji Massaid yang berkerja di pabrik kayu PT Albasia Sejahtera Mandiri (ASM) yang beralamat di Dusun Gintungan, Desa Butuh, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.  Korban yang sedang berkerja, tiba-tiba tergilas roll mesin glue hingga menyebabkannya tewas seketika.

Kasubbag Humas Polres Semarang, Iptu Budi Supraptono mengatakan, kecelakaan kerja tersebut terjadi pada Senin (11/11/2019) sekitar pukul 11.45 WIB. Saat itu, korban bersama rekannya, Pris Darmawanto (41) selaku kepala unit, serta Danang Setiaji (20), Rizky Dwi Sanjaya (19), Slamet Waluyo (48), dan Arif Kurniawan (35), membersihkan mesin glue.

“Pembagian pekerjaan itu dilakukan oleh kepala unit, sedangakan ketiga karyawan saat itu membersihkan roll mesin glue dari arah barat. Setelah selesai, mereka berganti membersihkan roll mesin glue dari arah timur,” Ungkap Kasubag Humas Polres Semarang, Selasa (12/11/2019).

Dkatakannya, saat kejadian terjadi, korban yang berada di posisi paling selatan, sementara rekannya yang bernama Danang berada di posisi tengah, sedangkan Rizky berada di sebelah utara. Awalnya, Rizky membersihkan roll hitam mesin glue dengan menggunakan sikat, namun sikat tertarik masuk ke roll.

Setelah diketahui sikat tertarik mesin, lanjut Budi, rekannya Rizky memberitahu korban dan Danang untuk tidak membersihkan roll warna hitam karena berbahaya, dan sesuai ketentuan, roll warna hitam seharusnya dibersihkan dari arah barat.

“Namun tidak berselang lama saksi bernama Danang melihat kedua tangan korban tertarik hingga terjepit di antara roll warna hitam. kemudian Saksi berteriak kepada temannya meminta untuk mematikan mesin,” paparnya.

Diketahui kondisi korban yang sudah tergilas dalam mesin roll, korban sudah meninggal. Kemudian rekan-rekan korban tidak berani mengevakuasi korban. Kejadian tersebut oleh pengelola PT ASM kemudian dilaporkan Polsek Tengaran.

Jasad korban baru berhasil dievakuasi sekitar pukul 13.00 WIB. Jenazahnya langsung dievakuasi ke RSUD Salatiga untuk dilakukan pemeriksaan medis penyebabkan kematiannya.

“kalau hasil dari pemeriksaan dokter RSUD Salatiga, Anggara AY, korban meninggal akibat dada yang tertekan sehingga menyebabkan gagal nafas. Selain itu Korban juga mengalami patah tulang leher, patah tulang dada, dan memar di kedua tangan, sehingga korban meninggal seketika,” jelasnya.

Petugas Polsek Tengaran bersama unit Identifikasi Satreskrim Polres Semarang telah melakukan olah TKP dan memintai keterangan saksi. Untuk sementara lokasi kejadian tidak diperbolehkan beroperasi dengan digaris polisi.

“Dalam kejadian ini pihak keluarga bisa menerima kejadian ini, namun pihak keluarga menolak dilakukan autopsi pada jenazah korban, hal tersebut sudah di buat dalam pernyataan bermaterai oleh pihak keluarga,” pungkasnya.  (Umam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here