Polres Aceh Selatan Berhasil Mengamankan Penambang Ilegal di Simpang 3 Kuet Tengah

0
119
Kapolres Aceh Selatan AKBP Dedy Sadsono, ST didampingi Kasat Reskrim IPTU Zeska Julian, W.S.SIK sedang memberi keterangan kepada wartawan, Selasa (19/11/2019)

Aceh Selatan – Menindak lanjuti informasi adanya pertambangan ilegal di dalam kawasan Perusahaan PT Beri Mineral Utama (BMU) yang ada di Gampong Simpang Tiga Kluet Tengah, Personel Opsnal Satuan Reserse (Sat Reskrim)Polres Aceh Selatan berhasil mengamankan pelaku.

Kepada wartawan kapolres Aceh Selatan AKBP Dedy Sadsono ST dalam jumpa Pers, Selasa (19/11/2019) mengatakan, penangkapan tersebut dilakukan pada tanggal 5 November sekra pukul 17.00 WIB dalam patroli rutin di wilayah Kecamatan Kluet Tengah.

Kapolres yang didampingi Kasat Reskrim IPTU Zeska Julian, W.S.SIK menerangkan bahwa dalam patroli tersebut juga berhasil mengamankan Dumtruck napol BL 8274 PH yang sedang memuat tanah bercampur batu yang sudah diisi di dalam karung beras.

Dari hasil penyelidikan Polres, tersangka Berinisial JU warga Gampong Tepin Gajah Kecamatan Pasie Raja, diketaui bahwa muatan tersebut akan dibawa ke gudang penyimpanan di Gampong Kuala Ba’U kecamatan Kluet Utara untuk dilakukan pengolahan sebelum dijual ke Medan-Sumatera Utara.

Sementara barang bukti yang diamankan di Mapolres ini berupa 5 ton batu tembaga yang masih ada di dalam mobil MITSUBISI, satu lembar STNK mobil, satu buah buku tabungan Simpedes atas nama Jasmi Usri, satu unit mesin Kompresor air merek YAMAHA, 15 meter selang air, satu buah skop dan 1 buah ember bekas cat warna putih.

“Akibat dari perbuatan tersangka JU akan ditetapkan dengan pasal 161 UU Nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batu bara dengan ancaman hukuman penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak 10 Milyar Rupiah” Terang Kapolres. (MT)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here