LSM LAKI Akan Laporkan Koperasi KPPB Kepolisi

0
174

Subulussalam – Viralnya pemberitaan tentang dugaan penyelewengan yang dilakukan pengurus Koperasi KPPB (Koperasi Produksi Perjuangan Bersama) berbuntut panjang.

Sesuai dengan hasil konfirmasi LSM LAKI (Laskar Anti Korupsi Indonesia) DPC Kota Subulussalam

Seorang anggota koperasi KPPB, kini sudah mendapatkan data dari anggota koperasi mengenai dugaan adanya tindak pidana yaitu penyelewengan penguasaan lahan oleh 8 orang pengurus koperasi, “menurut keterangan Syafar Siregar sebagai koordinator desa, masyarakat anggota koperasi dari 22 desa tidak pernah memberikan surat kuasa terkait dengan pengelolaan kebun kepada 8 orang sebagai pengurus koperasi tersebut”, kata Rambe.

“Padahal gubernur Zaini Abdullah menyerahkan kebun seluas 347 hektar melalui Bupati Aceh Singkil Safriadi kepada masyarakat 22 desa, bukan kepada 8 orang sebagai pengurus koperasi ini” kata Rambe lagi.

Ahmad Rambe mengatakan, data dugaan penyelewengan ini didapat dari salah seorang anggota Koperasi KPPB, yang merupakan koordinator desa, “Dari data ini kuat kami dugaan kami terjadi penyalahgunaan penguasaan kebun tidak sesuai aturan”, Kata Rambe.

Selain itu, para pengurus koperasi juga terindikasi menyelewengan kan keuangan koperasi senilai sekitar Milyaran rupiah, dari tahun 2016 sampai 2018, “kami hitung seharusnya uang hasil panen kebun itu sebesar 13, 6 Milyar, tapi di kas mereka yang hanya tersisa 666.895.306 Rupiah”. Kata Rambe.

Masih kata Rambe, pihak anggota koperasi yang memberikan data ini mengatakan, selama ini pihak pengurus tidak transparan mengenai penggunaan uang tersebut, para anggota hanya diberi 250 ribu rupiah pertahun, yang disebut sebagai uang daging oleh pengurus, sehingga para anggota menduga uang mereka yang bernilai milyaran rupiah sudah diselewengkan.

Dasar keterangan data-data ini, Rambe juga menambahkan, saat ini pihaknya akan melaporkan secara resmi, setelah hari kamis kemarin melakukan audiensi tentang hal ini dengan pihak polres, “kami nanti melapor dengan para korban, anggota koperasi yang telah dirugikan oleh para pengurus” tutup Rambe.

Terpisah Ketua KPPB Julyadin, dikomfirmasi melalui Aplikasi WhatsApp sampai tiga ditelepon tidak terhubung dan chat tidak masuk Whatsapp  sedang tidak online. (Muhlis Gayo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here