Terkait Kasus Wahyu Adi tentang Hoax di FB, Secara Pribadi Minta Maaf sama Bupati Asahan

0
74

Asahan – Terkait postingan Facebook milik Wahyu Adi, Bupati Asahan terima audensi Wahyu Adi beserta keluarga. Bupati Asahan, H Surya BSc yang didampingi Asisten III, Kadis Kominfo, Kabag Kesbang dan Kabag Hukum menggelar pertemuan  di Ruang Kerja Bupati Asahan, Senin (2/12/19).

Audensi tersebut merupakan tindak lanjut terkait postingan yang diunggah di akun media sosial milik Wahyu Adi periode Oktober 2019 lalu yang telah menimbulkan polemik hingga berujung pada pelaporan pemilik akun media sosial tersebut ke pihak berwajib. 

Dan terkait postingan tersebut yang dilabeli judul “nonton bareng orang “telanjang” di rumah dinas Bupati” tersebut, pihak Wahyu Adi bersama keluarga menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada Bupati Asahan. 

“Wahyu juga berjanji kedepannya akan memperbaiki sikap dan perilaku khususnya dalam menggunakan media sosial. 

Menanggapi hal tersebut Bupati Asahan, H. Surya BSc menyambut baik kunjungan audensi Wahyu Adi, terkait permohonan maaf dari saudara Wahyu Adi, Bupati H Surya BSc menyampaikan, bahwa secara pribadi dirinya telah memaafkan perbuatan yang dilakukan oleh Wahyu Adi tersebut. 

Bupati juga berpesan sebagai seorang ASN agar tetap menjunjung tinggi nilai-nilai panca prasetya Korpri.

Lebih lanjut Bupati  Asahan berharap  agar sebagai umat beragama alangkah baiknya kita tidak memposting hal-hal yang dapat menimbulkan kegaduhan di media publik. 

“Secara pribadi saya telah memaafkan, kedepannya jadilah ASN yang baik dan benar sesuai nilai – nilai dari Panca Prasetya Korpri dan lebih bijaklah menggunakan media sosial”, kata Bupati Asahan.

Pasca pertemuan, secara terpisah Kabag Hukum, Edi Sukmana  SH menyampaikan, bahwa secara pribadi Bupati Asahan telah berbesar hati memaafkan perbuatan Wahyu Adi terkait postingan di akun media sosial miliknya tersebut.

“Namun terkait pengaduan yang telah dilayangkan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya penanganan masalah tersebut ke pihak berwajib sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. 

Sementara itu ditempat  terpisah Kadis Kominfo Rahmat Hidayat Siregar SSos , MSi juga sangat menyayangkan timbulnya postingan di halaman Facebook milik Wahyu Adi tersebut.

Jika saja setiap pemilik media sosial lebih mengintropeksi diri dalam menyebarkan informasi, tentu setiap postingan di media sosial tidak akan merugikan seseorang atau golongan dan menimbulkan kontroversi di tengah masyarakat.

Kadis Kominfo menyampaikan, bahwa Pemerintah melalui Kementerian Kominfo telah berulang kali memberitahukan kepada setiap pemilik media sosial untuk lebih berhati – hati dalam menyebarkan informasi di media sosial.

“Karena setiap informasi yang kita berikan, hendaknya dapat dipastikan kebenarannya, tidak menimbulkan multi tafsir bagi para pembaca serta tidak merugikan seseorang atau golongan tertentu yang pada akhirnya menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat, ujar Kadis Kominfo.

Kadis Kominfo juga mengatakan, bahwa sewajarnya kita memperhatikan adab dan etika dalam memberikan informasi, pungkasnya. (Dodi) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

3 × four =