KPA Kabupaten Semarang Gelar Tes HIV/AIDS Secara Gratis di Pasar Karangjati

0
45
Foto : Salah satu warga yang sedang mengikuti Tes HIV/AIDS di pasar karangjati, Selasa (3/12/2019). (Dhani Khotibul Umam).

UNGARAN, BM – Dalam rangka hari HIV/AIDS  sedunia yang jatuh pada tanggal 1 Desember, Pemerintah Kabupaten Semarang  berkerjasama dengan sejumlah perusahaan dan Rumah Sakit, melakukan pemeriksaan terhadap masyarakat di pasar Karangjati, Selasa (3/12/2019).

Ketua KPA Kabupaten Semarang Taufik Kurniawan VCT mengatakan, Penderita HIV/AIDS di Kabupaten Semarang setiap tahun terus meningkat, hal ini membuat rasa ketakutan pada semua kalangan.

“Penyebab dari terjangkitnya penyakit pematikan ini, ada banyak hal selain dari akibat prilaku seks juga akibat tertular dari Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA),” paparnya pada wartawan.

Untuk upaya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, Lanjut Taufik, agar tidak terkena HIV/AIDS, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Semarang menggelar tes voluntary counseling and testing (VCT) dan tes HIV secara gratis di wilayah pasar Karangjati.

Ditambahkannya, hal ini sangat penting dilakukan, agar masyarakat segera mengetahui informasi mengenai HIV, juga supaya penderita HIV bisa dilakukan deteksi sedini mungkin dengan pertolongan kesehatan.

“Kegiatan ini memang kita pusatkan di Pasar Karangjati, Kecamatan Bergas. Kita berharap masyarakat antusias mengikuti karena untuk kepentingan diri sendiri, dan juga diadakan secara gratis,” ungkapnya.

Menurutnya, dalam kegiatan ini diselingi dengan hiburan dan bagi-bagi hadiah kepada masyarakat yang mengikuti VCT.  Diharapkan kegiatan dapat diikuti 100 peserta untuk mendeteksi penyakit yang melumpuhkan dan mematikan kekebalan tubuh ini.

Dijelaskannya, kegiatan VCT ini diadakan bersifat rahasia dan dilakukan secara sukarela. Diharapkan masyarakat berinisiatif mengikuti layanan VCT untuk diperiksa. Hasil pemeriksaan pun terjaga kerahasiaannya dan tidak akan di sebar luaskan.

“Kegiatan ini, kita menggandeng Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Bergas juga rumah sakit dan perusahaan yang peduli terhadap penyebaran HIV/AIDS, karena ini merupakan langkah pencegahan walaupun pengobatan HIV/AIDS belum ada,” Pungkasnya. (Umam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

2 × one =